Take a fresh look at your lifestyle.

Potensi Durian Lokal Harus Dikembangkan

232

KAJEN – Kabupaten Pekalongan merupakan salah satu wilayah di Jateng yang cukup dikenal dengan komoditas buah duriannya. Untuk itu, potensi durian lokal tersebut harus dikembangan dan pemerintah maupun DPRD setempat supaya selalu memberikan dukungan. Selain dapat memberikan kesejahteraan kepada petani maupun pedagang durian, dukungan ini juga bisa mendatangkan wisatawan agar datang ke Kota Santri.
Hal tersebut dikatakan anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pekalongan, Candra Saputra saat menyaksikan Kontes Durian Unggulan Lokal yang digelar di Desa Legokkalong, Kecamatan Karanganyar, Minggu (19/1). Salah satu dukungan pengembangan potensi durian lokal di antaranya yakni ikut membantu kegiatan masyarakat dalam memasarkan buah berduri tersebut.
”Kontes Durian unggulan lokal ini merupakan satu bentuk kegiatan masyarakat yang positif dan bagus sehingga perlu disuport penuh,” kata dia.
Terbukti, meski evennya di tingkat kecamatan namun para petani durian cukup antusias mengikutinya. Jika dikembangkan lagi, kegiatan serupa nantinya bisa diselenggarakan untuk tingkat yang lebih tinggi lagi, baik kabupaten hingga nasional. Upaya-upaya seperti itu juga dapat meningkatkan persaingan dalam hal menghasilkan produk durian yang mantap, sehingga secara pribadi Candra sangat respon dengan adanya kontes seperti itu.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pekalongan, Siswanto kepada sejumlah wartawan menyampaikan, Pemkab sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Paling tidak, kontes yang digelar masyarakat sekitar bisa meningkatkan nilai tambah durian Pekalongan, khususnya di Kecamatan Karanganyar. Apalagi di bulan Desember sampai Februari biasanya di sejumlah daerah musim durian sehingga penyelenggaraan kegiatan ini sangat tepat.
”Para peserta bukan hanya ingin mendapatkan juara namun juga bersaing menggaet masyarakat menikmati durian,” paparnya.
Kontes itu sekaligus mengenalkan beberapa unggul lokal yang bisa dinikmati lebih lebih enak dari daerah lain. Ke depan, Pemkab bakal terus mendukung dan mudah-mudahan dalam waktu dekat digelar kegiatan serupa untuk tingkat daerah melalui festival durian Lolong.
Ketua panitia kegiatan, Tubi Hartoyo menuturkan antusias peserta kontes cukup tinggi karena diikuti oleh 22 peserta.
Pada event serupa tahun lalu, jumlah peserta seitar 17 sehingga tahun ini ada peningkatan. Peserta yang menjadi juara merupakan pemilik buah durian yang cita rasanya tinggi dan asli produk lokal Kabupaten Pekalongan.
Sementara itu, hasil kontes durian unggul juara pertama diraih Yali asal Desa Lolong. Durian yang dinamakan Putu Kembang itu mendapat nilai tertinggi 262 dari tiga dewan juri karena memiliki rasa manis, legit dan bedaging tebal. Sedangkan juara kedua direbut Durian Kuner asal Desa Legokkalong dan juara ketiga adalah Durian Blundo Comong dari Desa Lolong, Karanganyar, Kabupaten Pekalongan. (Achid Nugroho/R8)

BERITA LAINNYA