Take a fresh look at your lifestyle.

Polsek Galtim Tangkap Pengedar Pil Koplo Kos-Kosan

105

 

* Pelaku Sudah Membeli 10 Kali

TEGAL – Setelah menangkap dua wanita pemandu lagu (PL) yang mengedarkan sabu sabu dibungkus kue Brownis Cokelat, Unit Reskrim Polsek Tegal Timur (Galtim) Polres Tegal Kota, menangkap pengedar Pil Kolplo di kos-kosan.
Kapolsek Galtim Kompol Agus Endro Wibowo SH MH didampingi Panit 2 Reskrim Aiptu Nuridin SH mengatakan, penangkapan pengedar pil tersebut memang berkait dengan pengembangan kasus peredaran narkoba yang terungkap sebelumnya.
”Jadi awalnya Unit Reskrim yang menggelar razia di sejumlah tempat kos, menemukan Pil Koplo dari jenis Double Y sebanyak enam butir dan satu set Pil Seledryl berisi 10 butir. Informasinya barang ini milik seseorang yang kerap berkunjung di tempat kos-kosan di Jl Arjuna, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal,” terang Kompol Agus Endro Wibowo.
Dari informasi tersebut, Unit 2 Reskrim dipimpin langsung Panit 2 Reskrim Aiptu Nuridin SH dan personelnya, bergerak cepat untuk mengejar keberadaan pelaku yang sudah diketahui identitasnya.
Tapi pelaku yang memiliki sejumlah alamat tempat tinggal, tidak mudah ditangkap. Baru setelah memasang sejumlah sumber informasi, keberadaan pelaku mulai diketahui. Bahkan pelaku akan mengirim lagi pil koplo itu ke sebuah tempat kos-kosan di wilayah Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal.
Pelaku Disergap
Unit 2 Reskrim Polsek Galtim yang sudah mengendus sepak terjang pelaku mulai menemukan titik terang soal rencana pengiriman barang terlarang itu. Saat melintas di wilayah Tegal Timur, pelaku langsung disergap Unit 2 Reskrim.
Dari penyergapan itu, pelaku ternyata membawa 12 butir Double Y. Pelaku yang ditangkap adalah Dhita Pramadi (35) warga Jl Abdul Muis RT 2 RW 4, Kelurahan Debong Tengah, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal.
Pengakuan pelaku dihadapan penyidik, rencananya pil tersebut selain akan dikonsumsi sendiri, juga akan diberikan ke sejumlah teman-temannya. ”Jadi setelah digeledah dan ditemukan barang bukti pil Double Y 12 butir, pelaku ini juga mengakui yang memiliki enam butir Double Y dan 10 butir Seledryl dengan bungkus merah,” tandas Aiptu Nuridin SH didampingi penyidik Bripka Tri Indra .
Dihadapan penyidik, pelaku membeli barang itu dari seorang teman yang kini masih dalam pengejaran Unit Reskrim Polsek Galtim dan Satres Narkoba Polres Tegal Kota. Pelaku sudah melakukan pembelian barang terlarang itu hingga 10 kali.
”Saya awalnya mengonsumsi pil ini ya diberi teman. Terus saya rasakan enak, dan akhirnya disuruh membeli. Saya sudah kapok, nda akan melakukan lagi,” ujar pelaku yang tangan kanannya penuh tato, dengan nada menyesal.(Riyono Toepra-red07)

BERITA LAINNYA