Take a fresh look at your lifestyle.

Polsek Galtim Gerebek Pesta Tembakau Gorila

151

* Empat Orang Ditahan, Satu Wanita Jadi Saksi

TEGAL – Dua orang pemuda tanggung yang tengah Pesta Tembakau Gorila di tempat kos teman wanitanya di Jl Citarum, Kelurahan Mintaragen, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, digerebek Unit Reskrim Polsek Tegal Timur (Galtim) Pores Tegal Kota, sekitar pukul 08.15, Rabu (11/9).

Penggerebekan itu merupakan rangkaian pengembangan penyelidikan terhadap kemunculan informasi transaksi atau jual beli Tembakau Gorila, yang dibeli secara online, dan dijual lagi oleh seseorang di Kota Tegal kepada sejumlah pemuda.

Panit 2 Reskrim Aiptu Nuridin SH dan sejumlah personelnya, yang sudah dua pekan mengembangkan penyelidikan atas informasi itu, akhirnya memergoki seorang tukang parkir di sebuah minimarket di Jl Pancasila, mengonsumsi barang terlarang itu, sekitar pukul 01.30, Selasa (10/9).

Tukang parkir dimaksud adalah Dwi Priyono alias Ucil (26), warga Jl Jeruk, Kelurahan Kraton, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal.

”Saat digeledah, ditemukan lima linting tembakau Gorila seberat 0,76 gram, yang ditaruh di dalam bungkus rokok di bawah telapak kaki kirinya yang menggunakan sandal,” terang Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah SSi MKes, didampingi Kasat Narkoba AKP Bambang Margono dan Panit 2 Reskrim Galtim Aiptu Nuridin SH, Jumat (13/9).

Selain menyita delapan linting barang terlarang itu, juga uang sebesar Rp 205.00 dan sepeda motor Yamaha Mio hitam G-6031-VE. Juga handphone Oppo A37 putih, yang digunakan untuk transaksi tembakau gorila.

Dari Tetangganya

Ucil mengaku, Tembakau Gorila itu dibeli dari Yanuar Iskandar alias Keplek (34) yang merupakan tetangganya di Jl Jeruk. Dari pengakuan itulah, tim yang dipimpin Panit 2 Reskrim Polsek Galtim Aiptu Nuridin SH, menggerebek Keplek di rumahnya, sekitar pukul 03.15, Selasa (10/9).

Dari pengakuan Keplek, akhirnya diketahui, barang terlarang itu telah dijual juga ke Riyo Priyatno alias Bayong (23), warga Jl Panggung Timur, Kelurahan Mintaragen, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal.

Unit Reskrim Polsek Galtim kemudian memburu keberadaan Bayong. Informasi terakhir, tersangka bersama rekannya Fery Kurniawan (24) warga Jl Abimanyu, Kelurahan Slerok, Kecamatan Tegal Timur, tengah ”berpesta” Tembakau Gorila itu di rumah kos teman wanitanya di Jl Citarum, Kelurahan Mintaragen, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal.

Panit 2 Reskrim Polsek Galtim kemudian mengirim dua personelnya untuk mengecek kebenaran informasi tersebut. Setelah dipastikan dua orang itu ada, kemudian dilakukan penggerebekan dan penangkapan di rumah kos itu, sekitar pukul 08.15, Rabu (11/9).

Sudah Diisap

Dari tangan Bayong, disita dua puntung tgmbakau Gorila seberat 0,16 gram, dan satu linting tembakau gorila seberat 0,13 gram. Barang bukti yang disita dari tangan Fery adalah tiga puntung tembakau gorila seberat 0,17 gram yang sebagian sudah diisap tersangka.

Menurut Kapolres Tegal Kota, setelah menangkap keempat pelaku  tembakau gorila, personel reserse kriminal Polsek Galtim berkoordinasi dengan Sat Narkoba untuk mengembangkan kasusnya, guna mengungkap siapa saja yang telah mengonsumsi barang terlarang tersebut.

”Karena pengungkapan kasus ini butuh waktu, jadi hari ini kami baru bisa menyampaikan kronologi penangkapannya ke pers. Kami masih memburu siapa bandar besar di luar kota yang mengirimkan Tembakau Gorila ini ke Yanuar di Kota Tegal. Karena belinya secara online, jadi pelakunya atau bandarnya tentu tidak mudah untuk ditangkap. Perlu teknik khusus untuk mengungkapnya lagi,” ucap dia, Jumat (13/9).(Riyono Toepra-red07)

BERITA LAINNYA