Take a fresh look at your lifestyle.

Polres Tegal Gelar Pemeriksaan Rapid Test Antigen di Rodjo Tater

291

SLAWI,smpantura.com – Mengantisipasi penyebaran Covid-19 di tempat wisata, Polres Tegal menggelar pemeriksaan rapid test antigen di tempat wisata Rodjo Tater, Bogares Kidul, Kecamatan Pangkah, Rabu (26/5).
Pemeriksaan dilakukan Bagian Dokkes Polres Tegal menyasar pengunjung dan pelaku usaha tempat wisata tersebut.

Kabag Sumda Polres Tegal Kompol Nita Febriyanti mengatakan, pemeriksaan rapid antigen secara acak dilakukan guna memastikan pengunjung tidak terpapar virus korona, sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di tempat wisata. Hasil pemeriksaan semuanya menunjukkan hasil negatif. “Dari 79 pengunjung dan pelaku usaha yang diperiksa,hasilnya menunjukkan negatif,”sebut Nita.

Nita yang hari itu didampingi Satgas Covid-19 Kecamatan Pangkah menyebutkan, sesuai aturan Satgas Covid-19, untuk tempat wisata, jumlah pengunjung dibatasi 50 persen dari kapasitas. Selain itu, pengunjung wajib menerapkan protokol kesehatan , memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Camat Pangkah Bambang Sihana yang juga turut melakukan pemantauan di Rodjo Tater menyebutkan, untuk menekan kasus Covid-19 di wilayahnya, seluruh desa telah melaksanakan PPKM Mikro. Apabila ada warga yang positif Covid-19 maka dilakukan koordinasi dengan Dinkes dan warga yang terpapar korona melakukan isolasi mandiri.

Sementara itu, pengelola Rodjo Tater Udrayaka Kuntoaji mengatakan, pihaknya mewajibkan pengunjung memakai masker dan mencuci tangan dan cek suhu sebelum masuk ke lokasi. “Kami menyediakan 35 tempat cuci tangan , yakni empat unit di pintu masuk dan 31 unit tersebar di dalam,”sebutnya.

Pria yang akrab disapa Koko ini menyebutkan, pada libur lebaran hingga kemarin jumlah pengunjung mengalami peningkatan. Meski demikian, pihaknya berupaya membatasi jumlah yang masuk. “Kapasitas pengunjung disini 3.000 orang, tapi kami batasi 50 persen saja atau 1.500 orang. Kalau sudah masuk 1.500, kami berhentikan dulu, kalau sudah kosong, baru boleh masuk,”tuturnya.

Koko mengatakan, tempat wisata yang dikelola sempat ditutup sementara pada Minggu ( 16/5) bersama dengan Obyek Wisata Guci dan Purwahamba Indah. Penutupan dilakukan karena pengunjung membeludak pasca lebaran. “Pagi kita beroperasi, kemudian ada informasi dari Polsek Pangkah untuk segera ditutup, ya kami tutup, mengikuti aturan,”sebutnya.

Koko menyebutkan untuk menikmati wisata di Rodjo Tater, pada hari Senin hingga Jumat pengunjung diatas usia 3 tahun dikenai tiket masuk Rp 15.000 pet orang, sedangkan Sabtu, Minggu atau hari libur pengunjung dikenai Rp 20.000 per orang.

Tempat wisata yang dibuka pada tahun 2018 ini, para pengunjung dapat menikmati wisata edukasi tani dan ternak. Selain itu wisata air, naik kuda, dan aneka permainan anak. Pengunjung juga dapat menikmati aneka makanan yang dijual di pondok-pondok makanan di dalam area tempat wisata.

Sementara itu,Kabag Ren Polres Tegal AKP Dwija Utama menyebutkan, selain melakukan pemantauan di Rodjo Tater, Polres Tegal bersama Satpol PP dan Dishub melakukan operasi yustisi di pusat perbelanjaan dan tempat keramaian serta pemantauan di tempat ibadah Vihara Slawi. (T04-Red)

BERITA LAINNYA