Take a fresh look at your lifestyle.

Polres Pekalongan Kota Simulasikan Pengamanan Kontijensi Model TFG

182
  • Di tengah Pandemi Covid-19

PEKALONGAN – Ditengah pandemi Covid-19 atau virus corona rawan terjadinya konflik dan gangguan keamanan ditengah-tengah di masyarakat. Apalagi, jika penyebaran wabah tersebut semakin meluas dan begitu cepat, sehingga berbagai sarana prasarana maupun petugas yang ada, kewalahan mengatasinya. Konflik yang berpotensi muncul dari kondisi tersebut diantaranya, penjarahan, kerusuhan, dan berbagai gangguan kamtibmas serta tindak kejahatan lainnya. Kondisi demikian bisa saja terjadi di Kota Pekalongan, sehingga hal dimaksud perlu dipersiapkan segala sesuatunya, termasuk pola pengamanannya dalam situasi tersebut.

Poteni kerawanan dimaksud menjadi perhatian jajaran Polres Pekalongan Kota. Sebagai bentuk kesiapan menghadapi adanya kontijensi di tengah wabah Covid-19 itu, Polres bersama Forkompinda dan unsur terkait di Kota Pekalongan menggelar simulasi Sispamkota (Sistem Pengamanan Kota) Kontijensi Operasi Aman Nusa II Tahun 2020 di halaman Mapolres setempat, Kamis (23/4). Simulasi kali ini digelar dengan model Tactical Floor Game (TFG). Kegiatan dipimpin langsung Kapolres Pekalongan Kota AKBP Egy Andrian Suez. Sedangkan penjabaran atau penjelasan tentang cara bertindak, pengerahan dan penggeseran personel, dan strategi pengamanan disampaikan oleh Kabag Ops Kompol Mandala.

Dalam simulasi tersebut dipraktikkan langkah-langkah pengamanan yang akan diambil oleh Polres Pekalongan Kota, Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Jateng, Kodim 0710/Pekalongan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta unsur terkait lainnya, apabila terjadi kerusuhan maupun penjarahan oleh masyarakat maupun oknum-oknum tertentu. Hadir pada acara simulasi, Komandan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Jateng, perwakilan Kodim 0710/Pekalongan, Kajari Kota Pekalongan, Ketua Pengadilan Negeri Pekalongan, Kepala Dishub Kota Pekalongan, Dinas Kesehatan, Satpol PP, perwakilan Lapas dan Rutan Pekalongan, serta seluruh PJU, Kabag, para Kasat dan Kapolsek.

Kapolres AKBP Egy Andrian Suez mengatakan bahwa simulasi itu merupakan bentuk kesiapsiagaan jajarannya bersama pihak terkait seperti TNI, Dishub, Brimob, Satpol PP, dan instansi lainnya di Kota Pekalongan dalam mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan saat pandemi Covid-19.N Semua personel maupun sarana prasarana harus siap apabila ada keadaan atau kejadian yang tidak diinginkan, misalnya anarkisme, penjarahan, dan lainnya selama pandemi Covid-19. “Maka, aparat kepolisian bersama instansi terkait lainnya harus mempersiapkan segala sesuatunya, termasuk jika terjadi situasi kontijensi,” tuturnya. (Kuswandi/Red9).

BERITA LAINNYA