Take a fresh look at your lifestyle.

Politeknik Paling Serius Ciptakan SDM Handal

161

CINDERAMATA : Praktisi Komputer Mhd Idham Khalif saat menjadi pembicara dalam seminar komputer menerima cinderamata dan berfoto bersama Ketua Prodi D3 Teknik Komputer Rais SPd MKom, dan jajaran pimpina PHB Tegal.(Foto : smpantura.com/Riyono Toepra-red07)

* Geliat D3 Teknik Komputer PHB Tegal Jawab Revolusi Industri 4.0

TEGAL – Melihat perkembangan era revolusi industri 4.0, perguruan tinggi berbentuk Politeknik, dinilai paling serius dan mumpuni menciptakan sumber daya manusia (SDM) handal.

Itu dapat dilihat dari banyaknya kegiatan praktikum dibanding teori yang harus dipahami. ”Porsi praktikum yang lebih banyak mengedepankan praktikum maupun pengalaman praktik kerja di sejumlah perusahaan, sebenarnya bagian untuk menjawab tantangan revolusi industri 4.0 era dengan Internet of Things, yang digambarkan semua alat untuk pemenuhan kebutuhan manusia menjadi kian cerdas. Ini karena politeknik adalah perguruan tinggi yang mengandalkan sisi vokasinya,” terang praktisi komputer Mhd Idham Khalif.
Dia juga staf pengajar  CEP CCIT Fakultas Teknik Universitas Indonesia, menjadi pembicara dalam seminar bertema ”Perubahan Mindset untuk Menjadi Pemimpin di Era Industri 4.0”, yang digelar D3 Teknik Komputer Politeknik Harapan Bersama (PHB) Tegal, pekan lalu.

Menurut dia, perkembangan robotika yang semakin canggih hingga dunia industri sudah mulai banyak diterapkan menggunakan, bersiang dengan tenaga manusia.

Dunia industri, kata dia, telah menerapkan digitalisasi dan kecerdasan buatan, untuk melakukan otomatisasi dalam mencapai efektifitas, dan efisiensi kinerjanya.

Kemajuan tersebut, lanjut dia, menuntut dunia pendidikan untuk lebih baik lagi mempersiapkan lulusannya, menjadi lulusan yang siap dengan dunia digitalisasi di era industri 4.0.

Terkoneksi Internet

Karena Internet of Things sebagai sebuah kesatuan sistem yang terkoneksi dengan jaringan Internet. Sistem tersebut digunakan untuk melakukan monitoring dan controlling melalui sensor dan aktuator.

Ketua Prodi D3 Teknik Komputer PHB Tegal Rais SPd MKom mengatakan, Revolusi Industri 4.0 tidak bisa dihindari. Untuk menghadapinya perlu menyiapkan SDM yang unggul dibidang Internet of Things.

“Seminar ini bukan semata-mata karena Revolusi Industri 4.0 sedang trend, akan tetapi ada korelasinya terhadap kompetensi mahasiswa yang akan mengajukan tugas akhir”, tandas Rais.

Dia menambahkan dampak positif dari Industri 4.0 adalah, mengurangi biaya produksi. Penggunaan teknologi lebih tepat guna. Antara lain, dapat menghemat waktu bekerja dan tidak butuh sumber daya manusia (SDM) yang banyak.

Menurut dia, di Kota Tegal masih banyak Industri Kecil dan Menengah (IKM) maupun Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang dalam proses produksinya masih menggunakan manual.

“Harapan Saya mahasiswa D3 Teknik Komputer yang akan membantu para pelaku UKM/UKM dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0 dengan menciptakan alat-alat yang berbasis IoT. Selama perkuliahan kami juga serius, untuk menggembleng mahasiswanya agar memiliki kemampuan dalam menjawab tantangan era revolusi industri 4.0”, tambah Rais.(Riyono Toepra-red07)

BERITA LAINNYA