Take a fresh look at your lifestyle.

Polantas dan Dishub Diminta Buat Feeder untuk Odong-odong

77

TEGAL, smpantura.com – Jajaran Satuan Lalu Lintas dan Dinas Perhubungan Kota Tegal, diminta menyediakan rute pengumpan (feeder-red) bagi kendaraan bermesin yang diubah menjadi odong-odong.

Hal itu terungkap, saat Komisi III DPRD Kota Tegal, melakukan audiensi dengan Komunitas Odong-odong Wisata Kota Tegal yang menggunakan Eks Angkutan Kota (Angkot), Selasa (18/5) siang.

Ketua Komisi III, Edy Suripno mengatakan, feeder tersebut bertujuan untuk memfokuskan operasional odong-odong agar tidak meluas hingga jalan besar. Mengingat sejauh ini belum ada aturan maupun regulasi resmi yang mengatur odong-odong.

Diketahui, Komunitas Odong-odong Wisata Kota Tegal beroperasi di sejumlah desa yang ada di Kabupaten Tegal. Jika terdapat permintaan, mereka biasanya melintas jalur kota untuk menuju Objek Wisata di Kota Bahari.

“Regulasi odong-odong belum diatur, sehingga kita belum bisa memberikan kebijakan. Hanya saja keberadaan mereka diketahui beroperasi di desa-desa,” sebutnya.

Sementara, Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Tegal, Abdul Kadir mengatakan, jika mengacu pada UU Nomor 22 Tahun 2009, maka tidak ada odong-odong yang sesuai dengan regulasi.

Maka, pihaknya hanya berpesan agar para pengemudi odong-odong tetap beroperasi dengan mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga keselamatan penumpang.

“Mereka intinya hanya izin melintas wilayah Kota Tegal. Karena tujuan mereka biasanya di tempat wisata dan mengangkut penumpang dari desa,” pungkas Abdul Kadir.

Sedangkan juru bicara Komunitas Odong-odong Wisata Kota Tegal, Ronal menyebut, keberadaan mereka diharapkan dapat dilibatkan sebagai penunjang tempat wisata. Pihaknya menyadari, belum ada regulasi jelas di Indonesia yang mengatur odong-odong. (T03-red)

BERITA LAINNYA