Take a fresh look at your lifestyle.

PKS Kota Tegal Gelar Silaturahim Kebangsaan ke DPD Golkar

79

TEGAL, smpantura.com – Meski kontestasi politik 2024 terbilang masih cukup jauh, namun beberapa partai politik terus melakukan sejumlah agenda. Salah satunya jajaran DPD PKS Kota Tegal, yang melakukan Silaturahmi Kebangsaan ke DPD Partai Golkar, Minggu (20/6).

Kedatangan pengurus DPD PKS Kota Bahari disambut hangat oleh Ketua DPD Partai Golkar Kota Tegal, Wasmad Edi Susilo dan segenap pengurus Golkar lainnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua BPD IX PKS Jawa Tengah, Rachmat Rahardjo, Ketua DPD PKS Kota Tegal, Amiruddin, Lc dan segenap pengurus lai.

Wasmad mengapresiasi pertemuan yang digelar secara terbatas dan tepat waktu. Bahkan, Wasmad menilai ketepatan waktu itu mampu mengubah kedisiplinan Kota Tegal jika nantinya dipimpin PKS.

Lebih lanjut Wasmad mengatakan, silaturahmi harus tetap membudaya, karena sesuai dengan tradisi ketimuran. Bahkan, silaturahmi DPD PKS merupakan awal sinergitas yang tepat, sehingga mampu mewujudkan apa yang dicita-citakan.

Namun, baik PKS maupun Golkar, keduanya menegaskan bahwa pertemuan terbatas mengingat protokol kesehatan itu merupakan silaturahmi biasa.

“Kita ikuti saja bagaimana perkembangan ke depan, apakah PKS dan Golkar akan berkoalisi atau tidak. Tapi yang jelas sebagai partai politik, kami siap membangun komunikasi untuk perbaikan pembangunan di Kota Tegal,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Amiruddin, Lc turut memperkenalkan struktur pengurus PKS. Sementara, sebagai bentuk kehati-hatian dalam kondisi yang tidak menentu, sebelum pertemuan ini digelar semua pengurus PKS yang hadir menjalani Test Genose untuk memastikan semua dalam keadaan prima.

Menurut Amir, posisi PKS dan Golkar memiliki sedikit kesamaan. Dimana pada Pemilu 2019 lalu, PKS mampu memperoleh 17.897 suara dan Golkar 19.011 atau selisih 1.114 suara. Dari perolehan suara itu, PKS mendapat empat kursi dan Golkar lima kursi.

“Kita berharap nantinya akan ada Pimpinan DPRD dari unsur Golkar dan PKS. Bahkan, jika perolehan suara itu digabung, maka akan ada 36.908 suara dan bisa menjadi modal pemenang pilkada mendatang,” tukasnya. (T03-red)

BERITA LAINNYA