Take a fresh look at your lifestyle.

PKL Jalan Dr Sutomo Tolak Relokasi

140
  • Minta Konpensasi Jika Pindah ke Pukasera

BATANG-Pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang Jl Dr Sutomo, yang tergabung dalam Forum Pedagang Kalisari (FPK) meminta Pemkab Batang memberikan kompensasi. Selain itu meminta relokasi yang layak untuk tetap berjualan, agar tidak sampai merugi ditempat yang baru. ”Kami mendukung pembangunan Taman Dr Sutomo. Tapi kami minta agar tidak dipindahkan begitu saja, namun ada kompensasi dan relokasi yang nantinya tidak merugikan,”ujar Ketua FPK Budiharso.

Dia yang sehar-hari berjualan kayu itu menuturkan, saat ini FPK ada sekitar 47 pedagang. Mereka teriri pedagang, kuliner, permak, sol sepatu, pedagang kayu, dan lainnya. ”Pedagang siap membongkar lapak dagangannya, apabila sejumlah tuntutan yang diajukan tersebut dipenuhi oleh Pemkab Batang. Namun mengharap pengertian dari Pemkab Batang memberikan kompensasi dan dicarikan tempat ganti dagangan yang baru tidak merugikan,”tandasnya.

Sekretaris FPK Suudi menambahkan, Pemkab Batang menawarkan tempat relokasi kepada para pedagang kuliner di komplek area Pujasera. Namun lokasi itu tidak diterima mereka. Pertimbangnya, nanti mereka akan tidak laku dagangannya. Karena, yang di Pujasera saja banyak pedagang yang kembali ke luar.
”Kami keberatan kalau pedagang kuliner direlokasi ke Pujasera, karena saat ini banyak yang ke luar, karena mereka mengaku tidak laku. Sehingga kami trauma, alternatif di bekas pasar darurat, namun katanya tahun 2020 akan dibangun Gedung Indor, nanti khawatir selesai pembangunan gedung olah raga itu pedagang harus pindah lagi,”tandasnya.

Untuk mendapatkan kejelasan tuntutan para pedagang sudah melayangkan surat kepada sejumlah instansi seperti Kelurahan, Kecamatan, Disperindagkop, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) selaku instansi yang menangani pembangnan Taman Dr Sutomo, DPRD, maupun Bupati. Namun, Semua FKP belum menerima jawaban., ”Padahal batasan waktu yang diberikan oleh DPRKP untuk membongkar lapak dagangan pada tanggal 5 Agustus nanti. Oleh karena itu, kami mengharapkan adanya kejelasan dari Pemkab Batang, sebelum adanya proses pembongkaran.FKP juga mau audieensi dengan DPRD,”tandasnya.

Kepala DPRKP Eko Widiyanto keetika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya masih memikirkan rencana relokasi untuk pedagang di Jl Dr Sutomo itu. Namun, untuk kompensasi Pemkab tidak bisa memberikan. ”Pemkab hanya menyediakan angkutan untuk memindahkan barang-barag saat nanti pindahan. Kami juga masih mencari tempat alternatif untuk pedagang kuliner, yang diangap cocok dan strategis untuk kelangsungan daganganya.”

(Arif/ red38)

BERITA LAINNYA