Take a fresh look at your lifestyle.

PKB Kirimkan Surat Pergantian Ketua DPRD Kabupaten Tegal

60

SLAWI,smpantura.com – DPC PKB Kabupaten Tegal mengirimkan surat pergantian Ketua DPRD Kabupaten Tegal kepada Pimpinan DPRD setempat, Jumat (23/7). Surat itu dilayangkan lantaran Ketua DPRD Kabupaten Tegal Agus Salim mengajukan cuti selama 3 bulan dengan alasan sedang menjalani perawatan karena menderita penyakit Hernia Nukleus Pulposus (HNP) atau syaraf kejepit.

 

“Surat sudah dilayangkan ke pimpinan DPRD. Selanjutnya menjadi kewenangan mereka untuk memprosesnya,” kata Ketua DPC PKB Kabupaten Tegal, A Firdaus Assyairozi, Minggu (25/7).

 

Saat ditanya soal siapa pengganti Agus Salim, Firdaus tidak bisa membocorkan isi surat tersebut. Namun, ia membeberkan sebelum surat dari DPP PKB turun, DPC PKB Kabupaten Tegal mengusulkan tiga nama, yakni M Faiq duduk di Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal, Munif duduk di Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Tegal,dan Khujatul Islam duduk di Anggota Komisi 1 DPRD Kabupaten Tegal.

 

“Pastinya diambilkan dari tiga nama yang diusulkan. Tapi rahasia, nanti disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tegal,” ujar Firdaus yang mendapatkan informasi bahwa rapat paripurna terdekat pada Senin (26/7).

 

Mantan Ketua DPRD Kabupaten Tegal periode 2014-2019 itu beralasan kenapa tiga orang nama itu yang diusulkan, karena sudah memenuhi keterwakilan. Disebutkan, M Faiq dari struktural DPC yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris DPC PKB. Kemudian Munif karena senioritasnya menjadi legislator di gedung parlemen selama tiga periode. Sedangkan Khujatul Islam, representatif dari Nahdlatul Ulama (NU) yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Lazisnu.

 

Firdaus menyatakan, setelah diumumkan di Rapat Paripurna DPRD, maka dilanjutkan dengan Pimpinan DPRD bersurat ke Gubernur Jawa Tengah melalui Bupati Tegal. Kemudian dari Gubernur akan mengeluarkan SK untuk ketua DPRD pengganti. Sementara, saat disinggung apakah pengganti Ketua DPRD itu hanya Pelaksana Tugas (Plt) atau definitif, Firdaus enggan menjawab.

“Nanti bisa dilihat saat diumumkan di Rapat Paripurna,” pungkasnya. (T05-Red)

BERITA LAINNYA