Take a fresh look at your lifestyle.

PKB Bagikan Ratusan Paket Sembako Kepada Warga Terdampak Virus Korona

184

SLAWI – Wabah Virus Korona (Covid-19) di Kabupaten Tegal sangat berdampak terhadap ekonomi masyarakat, terutama masyarakat lapisan bawah. Kondisi itu membuat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) setempat bergerak membagikan paket sembako kepada para Pedagang Kaki Lima (PKL) dan para marbot masjid.

“Kami sejak awal mencuatnya wabah Virus Korona sudah bergerak untuk menyosialisasikan cara pencegahannya, pembagian hand sanitizer, masker dan penyemprotan. Kini, kegiatan berlanjut pembagian paket sembako,” kata Ketua DPC PKB Kabupaten Tegal, A Firdaus Assyairozi, Sabtu (4/4).

Dikatakan, kebijakan pemerintah untuk membatasi masyarakat dalam beraktivitas, diakui salah satu solusi yang tepat. Namun, pembatasan itu membuat ekonomi masyarakat memburuk. Terlebih dengan meliburkan para siswa untuk belajar di rumah. Kondisi tersebut membuat para PKL yang berdagang di sekitar sekolah sepi.

“Mereka (PKL-red) mengeluh karena anak-anak tidak sekolah, sehingga dagangannya tidak laku,” ujarnya.

Melihat realitas di lapangan, lanjut dia, DPC PKB Kabupaten Tegal dan Anggota Fraksi PKB Kabupaten Tegal secara sukarela membagikan paket sembako kepada masyarakat yang terdampak lesunya ekonomi di saat wabah Virus Korona. Untuk DPC PKB membagikan di sekitar wilayah Slawi, sedangkan anggota Fraksi PKB membagian di daerah pemilihan masing-masing.

“Paket sembako berisikan 5 kilogram beras, minyak goreng, mie instan, dan telor dengan harga Rp 110 ribu perpaket,” terangnya.

Ditambahkan, pihaknya berharap semua elemen masyarakat untuk ikut peduli terhadap wabah ini. Firdaus sangat yakin bahwa bencana penyakit ini akan segera berakhir. Oleh karena itu, diharapkan masyarakat bahu membahu menangkal Virus Korona dengan mematuhi anjuran dari pemerintah.

“Hidup bersih dan membatasi diri untuk tidak banyak bersinggungan dengan orang lain,” pungkasnya. (Wiwit-red03)

BERITA LAINNYA