Take a fresh look at your lifestyle.

Piutang BPJS Kesehatan ke Rumah Sakit Batang Rp 30 Miliar

81

BATANG- Piutang BPJS Kesehatan kepada rumah sakit di Kabupaten Batang sampai 31 Desember 2019 mencapai sekitar Rp 30 miliar. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang Wihaji dalam sidang Paripurna DPRD tentang pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2019, Selasa (18/8).

” Piutang BPJS kesehatan yang belum dibayarkan ke RSUD Kalisari Batang dan RSUD Limpung jumlahnya sekitar Rp 30 miliar. Karena per tanggal 31 Desember belum dibayarkan, maka tercatat sebagai piutang,” katanya.

Ia mengatakan, piutang ini harus dilaporkan kepada DPRD sebagai pertanggungjawaban dalam mengelola keuangan pemerintah daerah.

” Piutang BPJS mengganggu jalannya pelayanan rumah sakit, tapi karena kita harus melayani masyarakat yang berurusan dengan rumah sakit, maka tidak boleh ada kata mengganggu,” terang Wihaji.

Wihaji juga menyadari piutang ini menjadi pertanggungjawaban negara dan menyakini pasti akan ada solusi yang terbaik. Masalah piutang BPJS kesehatan tidak hanya di Kabupaten Batang saja, tapi juga dialami hampir semua daerah.

Tidak hanya itu, orang nomor satu di Batang juga melaporkan
adanya piutang dari pendapatan Pajak Bumi dan Bangunan yang besaranya mencapai Rp 40 miliar.

” PBB memang agak numpuk-numpuk sekitar Rp 40 miliar. Makanya kelihatan banyak yang belum dibayarkan warga ke Pemkab,” ungkap Wihaji.

Wihaji juga siap menindaklanjuti piutang tersebut sesuai dengan masukan dan saran DPRD dan hasil evaluasi gubernur Jawa Tengah.

” Prinsipnya, kami siap menindaklanjuti piutang PBB sesuai saran DPRD dan evalusi gubernur,” kata Wihaji. (H56)

BERITA LAINNYA