Take a fresh look at your lifestyle.

Pintu Keluar Tol Adiwerna Ditutup, Ratusan Kendaraan Diputar Balik

51

SLAWI,smpantura.com – Aparat Polres Tegal menutup pintu keluar tol (exit tol) Adiwerna,Kabupaten Tegal mulai Jumat (16/7) pukul 00.00 hingga Kamis (22/7) mendatang. Penutupan exit tol dilakukan sesuai instruksi Kapolda Jateng Inspektur Jenderal Pol Akhmad Luthfi untuk mengurangi mobilitas masyarakat dari wilayah lain masuk ke Jawa Tengah.

Exit tol Adiwerna merupakan salah satu dari 27 titik exit tol yang ditutup pada 16-22 Juli 2021.
Sejak dilaksanakan penutupan exit to, hingga Jumat (16/7) siang ratusan kendaraan berat, kendaraan pribadi maupun travel diputar balik. Beberapa kendaraan diketahui biasa melintas di jalur pantura, namun pada pagi itu keluar memalui exit tol Adiwerna.

Kapolres Tegal AKBP Arie Prasetya Syafa’at melalui Kasat Lantas Polres Tegal AKP Dwi Himawan Chandra mengatakan, pihaknya menyeleksi kendaraan yang hendak melintas exit tol Adiwerna, diantara yang diijinkan adalah kendaraan roda empat yang termasuk kategori sektor kritikal dan esensial.

Untuk dapat melintas exit tol tersebut , pengendara juga harus dilengkapi dengan surat keterangan hasil swab, kartu/sertifikat vaksinasi dan surat tanda registrasi pekerja (STRP) yang ditandatangani oleh tempat bekerja.
“Selain itu kendaraan kita pilah kembali sesuai dengan arah tujuan masing-masing. Ketika kendaraan tersebut mempunyai tujuan kota terdekat ke Kota Tegal, apabila kendaraan barang maka kami akan minta surat order (DO). Apakah benar melakukan bongkar muat di wilayah Slawi atau Kota Tegal. Kalau tujuannya di kota terdekat yang memiliki pintu tol, maka akan kami arahkan untuk putar balik,” terang Himawan, Jumat (16/7).

Pada giat pengetatan di pintu keluar tol Adiwerna, Satlantas Polres Tegal memberi stiker kepada pengendara yang termasuk dalam kategori sektor kritikal dan esensial yang masuk ke wilayah Slawi dengan dilengkapi dengan kartu sehat, kartu vaksin, STRP dan surat order.

Penutupan pintu keluar tol Adiwerna mengejutkan para pengendara. Karena tak mengira kendaraannya bakal diminta putar balik saat tiba di pintu keluar tol Adiwerna. Putar balik juga diberlakukan untuk kendaraan pikap yang kedapatan membawa kambing, namun tidak dapat menunjukan surat order dan surat sehat hewan.
Lain lagi dengan Satria (19) yang bersama dua temannya berjalan kaki dari gate tol Adiwerna menuju pintu keluar tol Adiwerna.

Satria menyebutkan, dia dan dua temannya hendak pulang ke Tegal Wulung, Kabupaten Brebes. Dengan ditutupnya pintu keluar tol Adiwerna, bis yang ditumpanginya memutuskan putar balik sebelum sampai pintu keluar tol. “Saya dari Bali, mau pulang ke Tegal Wulung. Penumpang bus tinggal tiga orang.Bis mau putar balik,”terang Satria yang di Bali bekerja sebagai penjual nasi goreng.(T04-Red)

BERITA LAINNYA