Take a fresh look at your lifestyle.

PHB Gelar Pelatihan Pembuatan Kudapan Sehat

63

TEGAL, smpantura.com – Pusat Pelatihan dan Sertifikasi Politeknik Harapan Bersama (PHB) Tegal, menggelar ‘Short Course Cake and Bakery’ di Labarotarium Cold Kitchen PHB, Selasa, (12/10) siang.

Kegiatan pelatihan membuat kudapan dan roti tersebut bertujuan untuk meningkatkan keterampilan memasak. Sebanyak tiga belas peserta pelatihan, dari kalangan umum, karyawan dan mahasiswa.

Kepala Bagian Pengelolaan Usaha PHB, Dewi Sulistyowati menuturkan, pihaknya akan membantu dan mengasah segala keterampilan yang dimiliki masyarakat maupun mahasiswa di Kota Tegal dan sekitarnya.

“Masyarakat yang memiliki keahlian dapat kami fasilitasi dengan memberikan pelatihan-pelatihan sesuai dengan kebutuhannya,” kata Dewi.

Dewi menambahkan, pintu kerja sama dibuka selebar-lebarnya untuk asosiasi, himpunan, organisasi maupun dinas-dinas untuk pelatihan peningkatan keterampilan sumber daya manusia (SDM).

Sementara dalam pelatihan, diberikan dua metode pembuatan Woll Roll Bread dan Fudgy Brownies. Instruktur pelatihan, Puput Dewi Anggraeni berharap, di masa pandemi para peserta dapat membuat roti atau brownies secara mandiri di rumah.

“Pembuatan roti dan kudapan dapat dipraktikkan di rumah, karena alat yang dipakai adalah alat dapur dengan bahan-bahan yang mudah didapat,” pungkas Puput yang juga sebagai Dosen D3 Perhotelan.

Melalui pelatihan singkat tersebut, para peserta juga diharapkan mampu membuat kudapan sehat untuk keluarga di rumah. Terlebih dalam masa pandemi, Puput meminta, para peserta bisa menghidangkan kudapan yang sehat untuk keluarga.

Sedangkan bagi para peserta yang berlatar belakang pengusaha di bidang makanan, diharap bisa menambah inovasi dari produknya.

“Setelah ini, bisa langsung praktik untuk keluarga. Bagi pengusaha makanan, ilmu yang diperoleh juga bisa diimplementasikan untuk varian menu baru,” tambahnya.

Sementara, salah seorang peserta, Widia mengaku tertarik untuk mengikuti pelatihan, karena memiliki tema yang unik. Melalui momentum tersebut, dirinya juga ingin menambah pengalaman dan ilmu baru, langsung dari chef yang sudah berpengalaman.

“Mungkin tidak sekali ini saja, pelatihan bisa berlanjut secara berkala. Meski banyak tutorial dan metode di media sosial, tetapi kurang afdal jika tidak langsung praktik dengan yang ahli,” tegasnya.

Mengakhiri pelatihan, para peserta diberikan e-sertifikat, sovenir dan makan siang bersama. (T03-red)

BERITA LAINNYA