Take a fresh look at your lifestyle.

Petinju Perempuan Batang Lolos Popnas

203

BATANG – Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) Kabupaten Batang, meloloskan satu atletnya ke Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) ke- XV tahun 2019 di Papua, yang bakal dihelat pada Oktober mendatang.

“Setelah mengikuti seleksi ketat, alhamdulillah atlet Tinju perempuan Batang, yakni Andru Febri Imaniyar (17) berhasil lolos. Dia menjadi satu-satunya atlet asal Batang yang lolos POPNAS,” ucap Ketua PERTINA Batang , Eko Widiarto melalui pelatih atlet Suwoto, Selasa (23/07).

Dikatakannya, Andru Febri Imaniyar mewakili Jawa Tengah untuk berlaga di kelas Terbang Youth Girl 51 kg. Saat ini dia sedang mendapatkan pelatihan intensif dari PERTINA Jawa Tengah.

“Jadi untuk target itu tergantung dari Pelatih di Provinsi,yang jelas kita mendorong ke Andru untuk bertanding sebaik mungkin, berlaga tanpa beban, dan jangan lupa berdoa agar bisa mengharumkan nama Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Batang,” ujar Suwoto.

Dia mengungkapkan Andru merupakan atlet tinju perempuan satu-satunya di tubuh PERTINA Batang. Dibentuk tahun 2014, PERTINA saat ini memayungi 15 altet terdiri dari 14 atlet laki-laki dan 1 atlet perempuan

Kondisi tersebut, lanjut Suwoto, menjadi keprihatinan bagi PERTINA karena antusiasme perempuan untuk berolahraga tinju di Batang masih minim.

Ditambahkannya, minimnya minat perempuan ke tinju karena orang tua masih beranggapan tinju sebagai olahraga yang berbahaya sehingga melarang anaknya menggeluti olahraga tersebut.

“Padahal olahraga tinju sangat aman dilakukan oleh perempuan. Dengan catatan menggunakan pelindung, mendapat latihan yang benar, Kondisi fisik yang mumpuni
,tehnik yang sesuai, dan mendapat pengawasan dari pelatih, ” tuturnya.

Suwoto mencontohkan Andru yang berlatih sejak kelas 6 SD hingga saat ini tercatat sebagai pelajar SMA N 1 Wonotunggal, hasilnya bisa menorehkan berbagai berprestasi sampai ke tingkat nasional.

“Tentu hal itu dilewati dengan gemblengan melalui latihan mulai pagi dan sore berupa latihan fisik tehnik, dan mental. Namun jika hanya ingin menggeluti tinju sebagai sarana olahraga biasa, sah-saja saja,” tukasnya.

(Tresno/red_77)

BERITA LAINNYA