Take a fresh look at your lifestyle.

Peternak Kebanjiran Pesanan Sapi Bali

79

PANGKAH,smpantura.com – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriyah, para pedagang dan peternak di Kabupaten Tegal kebanjiran order. Sebagian pedagang dan peternak mengaku mendapat order lebih banyak dibanding tahun lalu. Heru Mulyono (34) pemiik PT Rodjo Banteng Mas, Penusupan, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal mengaku, tahun ini menyediakan ternak sapi sebanyak 34 ekor. Sapi-sapi tersebut dipelihara di dua kandang miliknya.

Menurut Heru, sejak delapan bulan lalu dia telah membeli bakalan sapi untuk digemukkan dan dijual pada saat Idul Adha. Dia berburu sapi ke sejumlah daerah, seperti Tuban, Jepara dan Wonogiri. Tak hanya menyediakan sapi jenis lokal Jawa, Heru juga menyediakan sapi jenis peranakan ongol (PO), sapi Bali hingga Simental.

Heru mengatakan, harga sapi saat ini mengalami kenaikan dibanding tahun lalu. Sapi lokal Jawa dengan bobot 300 sampai 400 kilogra, yang tahun lalu dijual Rp 18 juta sampai Rp 19 juta , sekarang naik menjadi Rp 21 juta sampai Rp 22 juta. Kemudian, sapi Bali dengan berat 400 sampai 600 kilogram dijual seharga Rp 23 juta sampai Rp 33 juta. Sementara sapi Simental atau super dengan bobot 600 sampai 950 kilogram dijual dengan harga mulai Rp 35 juta hingga Rp 65 juta. “Paling banyak diminati adalah sapi Bali seharga Rp 21 juta sampai Rp 25 juta. Sudah sepuluh ekor yang terjual, bahkan habis pertama,”jelas Heru, Rabu (14/7).

Sementara itu, dimasa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat Jawa-Bali ini, Heru mengaku tidak menghadapi kendala untuk penyediaan ternak. Sebab, jauh hari dirinya telah belanja ternak dan melakukan penggemukan. Hanya saja, hingga kemarin dirinya belum mendapat kejelasan dari pembeli terkait waktu pengiriman sapi-sapi tersebut ke lokasi penyembelihan yang dituju. “Pembeli masih bingung, boleh tidaknya memotong hewan kurban di hari H. Sampai hari ini belum dapat konfirmasi dari pembeli,
mau dikirim dan dipotong hari apa,”tuturnya.

Untuk menjaga kesehatan ternak sapinya, Heru yang merupakan warga Jalan Waringin gang 2 nomor 24 Rt 03 Rw 01 Kelurahan Mintaragen, Kota Tegal itu, secara mandiri rutin memberi obat cacing dan vitamin.(T04-Red)

BERITA LAINNYA