Take a fresh look at your lifestyle.

Peta Politik Batang Berubah

177

BATANG- Peta politik di Kabupaten Batang dipastikan berubah dengan pelantikan anggota DPRD Batang yang baru periode 2019-2024, Rabu (14/8). Ini tidak lepas dari komposisi parpol di parlemen dan munculnya cukup banyak anggota DPRD baru, mencapai 15 orang.

Dari data yang ada, PKB saat ini menguasai parlemen menggeser posisi PDIP yang meraih kursi terbanyak pada periode sebelumnya. PKB saat ini berhasil menguasai 10 kursi dari sebelumnya 8 kursi. Sementara PDIP dari sebelumnya 10 kursi menjadi 8 kursi. Partai Golkar naik signifikan perolehan kursinya dari sebelumnya 5 menjadi 8 kursi. Perolehan kursi Gerindra masih sama dari sebelumnya 5 kursi, tetap 5 kursi. Adapun PPP berhasil meraih 5 kursi, PAN 2 kursi, Nasdem 2 kursi, Hanura 2 kursi dan PKS 1 kursi.

Untuk posisi Ketua DPRD dipastikan akan dipegang kader PKB yang berhasil meraih 10 kursi. Adapun wakil ketua DPRD dipegang PDIP, Golkar dan PPP. Keberhasilan PKB akan membuat parpol berbasis massa NU ini menguasai parlemen dan bisa memainkan peran politik lebih signifikan. Termasuk mengusung calon bupati sendiri pada Pilkada mendatang. Kenaikan kursi Golkar menjadi 8 juga menguntungkan pemerintahan sekarang yang dipimpin kader Golkar untuk ikut mengamankan program-program pembangunan di Batang.

Ketua DPRD Batang periode 2014-2019 Imam Teguh Raharjo yang juga politisi PDIP mengatakan, Kabupaten Batang membutuhkan pemikiran dan kontribusi dari 45 anggota DPRD yang baru dilantik untuk membangun daerah. Meski PDIP Kabupaten Batang tidak bisa memimpin lagi sebagai Ketua DPRD, dirinya bersama rekan-rekannya di dewan akan terus mendorong pemkab melakukan terobosan untuk kemajuan pembangunan daerah.

” Niat kami berupaya bahu membahu agar Kabupaten Batang bisa semakin maju. Tidak memandang dari parpol apapun.
Peta politik memang sudah berubah namun kemajuan pembangunan daerah harus lebih diutamakan,” katanya.

Ia meminta agar Pemkab Batang maupun anggota DPRD bersama-sama melakukan terobosan. Salah satunya mencari pendanaan ke pemerintah pusat melalui APBN atau sektor lain guna membantu pembangunan daerah. Politisi PKB yang juga pimpinan sementara DPRD Batang Maulana Yusuf mengatakan, hasil Pileg 2019 termasuk mengejutkan dimana PKB berhasil menjadi pemenang pemilu dengan meraih kursi terbanyak di DPRD Batang. Pencapaian di 2019 merupakan sejarah bagi PKB Batang.

” Kami berharap dari anggota DPRD periode 2019-2024 maka DPRD Batang akan semakin lebih baik secara kualitas. Jika kemarin sudah bagus, kita buat lebih bagus lagi. Kita juga berharap DPRD Batang bisa menjadi parlemen modern melalui penggunaan teknologi informasi dan lainnya,” tuturnya.

Anggota DPRD Batang yang baru menjabat Wientoro mengatakan, dirinya berharap bisa ikut terlibat dalam mendorong kemajuan daerah. Salah satunya bagaimana mendorong peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) serta bagaimana memajukan desa-desa di Kabupaten Batang.

” Kami ingin mewakili aspirasi masyarakat, terutama dari masyarakat desa. Kami juga berharap sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah bisa terus dilakukan demi peningkatan kemajuan Batang,” kata politisi PPP berlatar belakang kades tersebut.

(Triano Suhito/ red2)

BERITA LAINNYA