Take a fresh look at your lifestyle.

Perumda Air Minum Tirta Ayu Raih Top BUMD Bintang 4

54

SLAWI, smpantura.com – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Ayu Kabupaten Tegal,berhasil menyabet tiga penghargaan sekaligus, dalam ajang TOP BUMD Awards 2021. Ajang penghargaan yang diberikan majalah Top Business bersama Institut Otonomi Daerah (i-OTDA) dan Lembaga Kajian Nawacita (LKN), serta beberapa lembaga Tim Penilai, dilaksanakan di Dian Ballroom, Hotel Raffles, Jakarta, Jumat, 10 September 2021. Tema yang diangkat dalam TOP BUMD Awards 2021 ini adalah “Membangun Kinerja dan Layanan BUMD tetap Produktif di masa Pandemi COVID-19”.

Ketiga penghargaan yang berhasil diraih BUMD milik Kabupaten Tegal ini antara lain, sebagai TOP BUMD Awards 2021 Bintang 4, TOP CEO BUMD 2021 yang dianugerahkan kepada Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Ayu Brahmono Weko Pujiono atas kecakapannya dalam memimpin perusahaan untuk tetap tumbuh positif dan berprestasi khususnya selama periode sulit di masa Pandemi Covid-19. Terakhir, penghargaan TOP PEMBINA BUMD 2021 yang dianugerahkan kepada Bupati Tegal Umi Azizah atas karena berkinerja baik dan berkontribusi besar dalam pembangunan daerah serta memiliki strategi dan inovasi di masa pandemi Covid-19 agar bisnis Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tetap tumbuh dan berkelanjutan.

Perumda Air Minum Tirta Ayu ini, dinilai layak mendapat penghargaan karena sejumlah kriteria seperti memiliki pencapaian kinerja yang baik, kepemimpinan dan manajemennya baik dan relatif selaras dengan visi BUMD. Selain itu, telah melakukan inovasi /perbaikan serta memiliki peran penting dalam pembangunan ekonomi di daerah.
“Secara umum, kombinasi pencapain kinerja, upaya perbaikan dan kontribusi BUMD, berpredikat sangat baik,” jelas Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Ayu Brahmono Weko Pujiono, ST, M.Eng melalui Direktur Operasional Perumda Air Minum Tirta Ayu Edy Sofyan, SH MM, Senin (20/9).

Dia menyebutkan, sebagai perusahaan profesional yang melayani air bersih air minum, kinerja Perumda Air Minum Tirta Ayu berada pada tren positif. Bahkan, di saat pandemi Covid-19 sekalipun. Perusahaan tersebut juga melakukan perbaikan sistem dan inovasi bisnis meliputi, perbaikan sistem informasi pelayanan pelanggan, perbaikan sistem informasi akuntansi, perbaikan sistem informasi kepegawaian, perbaikan Geographic Information System (GIS) dan perbaikan Supervisory Control And Data Acquisition (SCADA). “Terhadap Pemda dan pembangunan daerah, Perumda memberikan kontribusi fiskal pada pemerintah daerah sebesar Rp.2,828 miliar. Selain penyetoran pajak dan bagi hasil laba, Perusahaan juga membayar kompensasi pemanfaatan sumber air kepada Pemerintah Kabupaten Tegal dan desa selaku pemilik sumber air sebesar Rp.223.967.580,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Tegal Umi Azizah mengatakan, capaian prestasi ini harus menjadi pemacu semangat seluruh jajaran Perumda Air Minum Tirta Ayu dalam menjaga kinerjanya. Di samping itu, meningkatkan performa perusahaan untuk memberikan pelayanan terbaiknya ke masyarakat, meraih kepuasan pelanggan dan utamanya meningkatkan dividen kepada Pemkab Tegal dari pendapatan jasa usahanya. Untuk meraih semua itu, tentunya diperlukan lebih banyak lagi improvement atau inovasi perbaikan dan penyempurnaan strategi bisnis yang lebih efektif. Dimulai dari manajemen di lingkungan perusahaan, pengembangan dan pengelolaan produk, hingga pelayanan pada pelanggan.

“Penghargaan saya dedikasikan untuk masyarakat Kabupaten Tegal karena bagaimanapun ini merupakan hasil kerja bersama, wujud keselarasan dan komitmen kita dalam memajukan perusahaan daerah dan memberikan pelayanan publik,” katanya saat menerima penghargaan TOP PEMBINA BUMD yang diserahkan Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Ayu Kabupaten Tegal Brahmono Weko Pujiono, di ruang rapat Kantor Perumda Air Minum Tirta Ayu, Jumat (17/9).

Umi berpesan, kepada seluruh jajaran teknis dan staf operasional Perumda Air Minum Tirta Ayu agar bisa secepatnya menyelesaikan sejumlah persoalan. Diantaranya pengurangan tingkat kebocoran air hingga di bawah 20 persen, penambahan sumber air baku, perluasan cakupan dan tingkat pelayanan air bersihnya sampai dengan pengelolaan pengaduan masyarakatnya. “Perusahaan kita ini juga perlu berinvestasi di sektor teknologi terapan untuk memastikan agar air yang sampai ke pelanggan bisa optimal, tidak banyak terjadi kebocoran atau kehilangan air,” pungkasnya.

(T04-red)

BERITA LAINNYA