Take a fresh look at your lifestyle.

Perubahan Nilai Indeks Sebabkan Inflasi Kota Tegal

20

TEGAL,smpantura.com – Inflasi yang terjadi di Kota Tegal secara umum disebabkan adanya perubahan nilai indeks yang cukup signifikan untuk beberapa kelompok pengeluaran. Kelompok pengeluaran yang dimaksud yaitu kelompok
pendidikan kelompok kesehatan, kelompok transportasi, kelompok perumahan.

“Penyumbang utama inflasi di Kota Tegal di bulan Juli 2021 adalah naiknya harga komoditas bawang merah, cabai merah,
tomat dan lainnya. Tingkat inflasi tahun kalender Juli 2021 sebesar 0,09 persen dan
tingkat inflasi tahun ke tahun (Juli 2021 terhadap Juli 2020) sebesar 1,19 persen,” ujar, Ika Efrilia, Koordinator Fungsi Statistik Distribusi, Badan Pusat Statiatik (BPS) Kota Tegal, Senin (2/8).

Dia mengatakan, perkembangan harga berbagai komoditas pada bulan Juli 2021 secara umum mengalami kenaikan. Berdasarkan hasil pantauan BPS Kota Tegal pada bulan Juli 2021 Kota Tegal mengalami
inflasi sebesar 0,08 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,36. Angka indeks tersebut lebih tinggi dibanding dengan bulan Juni 2021 lalu yaitu mencapai 106,28 dan dengan inflasi sebesar 0,36 persen. Inflasi yang terjadi di Kota Tegal secara umum disebabkan karena adanya perubahan nilai indeks yang cukup signifikan untuk beberapa kelompok pengeluaran yaitu kelompok Pendidikan sebesar 1,22 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,79 persen, kelompok transportasi sebesar 0,11 persen, kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumahtangga sebesar 0,06
persen. Disamping itu beberapa kelompok mengalami penurunan nilai indeks yaitu kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,16 persen, kelompok rekreasi, olahraga dan budaya sebesar 0,04 persen dan kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,03 persen. Sedangkan kelompok yang tidak mengalami perubahan nilai indeks yaitu kelompok pakaian dan alas kaki, kelompok informasi, komuniasi dan jasa keuangan.

“Dari sisi andil ataubsumbangan terhadap pembentukan inflasi atau deflasi Kota Tegal dari 11 kelompok pengeluaran. Lima kelompok memberikan sumbangan inflasi, tiga kelompok memberikan sumbangan deflasi dan tiga kelompok tidak memberikan andil terhadap pembentukan inflasi Kota Tegal atau perubahan harga yang terjadi relative stabil,” tandasnya.

Ia mengatakan, bulan Juli 2021 di Kota Tegal terjadi inflasi sebesar 0,08 persen dengan IHK sebesar 106,36 lebih tinggi dari bulan sebelumnya yang mengalami deflasi yaitu
sebesar 0,36 persen dengan IHK bulan Juni 2021 sebesar 106,28. Dari enam kota IHK di Jawa Tengah, satu kota mengalami deflasi dan lima kota mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Surakarta sebesar 0,23 persen dengan IHK 105,85 disusul Kota Purwokerto sebesar 0,09 persen dengan IHK 105,58, Kota Tegal sebesar 0,08 persen dengan IHK 106,36, Kota Cilacap sebesar 0,06 persen dengan IHK 104,80, Kota Semarang sebesar 0,05 persen dengan 106,45. Deflasi terjadi di Kota Kudus sebesar 0,10 persen dengan IHK 105,18(T08-red)

BERITA LAINNYA