Take a fresh look at your lifestyle.

Persekat Kunci Posisi Juara Grup 1

202

SLAWI – Persekat pastikan kunci posisi juara Grup 1 Liga 3 Provinsi Jawa Tengah setelah menahan imbang 0-0 Persibangga Purbalingga di Stadion Goentoer Darjono Purbalingga, Rabu (21/8). Persekat masih menyisakan 1 pertandingan lagi pada putaran grup, yaitu menghadapi Berlian Rajawali USM Semarang pada hari Minggu (25/8).

Dari laga sebelumnya menghadapi PSD Demak, Laskar Ki Gede Sebayu sebenarnya telah memastikan diri lolos ke babak 8 besar, sehingga pada pertandingan kali ini para pemain dapat bermain lepas. Namun, tidak ingin mengecewakan ratusan Skaterz, supporter Persekat yang turut hadir di Purbalingga, penggawa Persekat tetap bermain ngotot. Menghadapi juru kunci Grup 1, Persibangga Purbalingga di Stadion Goentoer Darjono Purbalingga, Laskar Ki Gede Sebayu berhasil menahan imbang tuan rumah dengan skor 0-0. Hasil tersebut membuat Persekat memastikan diri menjadi juara Grup 1 dengan raihan 15 poin dan tidak mungkin digeser oleh Persiku Kudus yang kalah secara head to head dari Persekat.

Persekat masih menyisakan 1 pertandingan lagi pada putaran grup, yaitu menghadapi Berlian Rajawali USM Semarang pada hari Minggu (25/8), sebelum melakoni laga perdana babak 8 Besar sepekan kemudian. Babak 8 Besar digelar dengan format 2 grup dimana masing-masing grup akan diisi 4 klub yang akan saling bertemu dengan sistem home and away. Persekat sebagai juara Grup 1 akan bertemu dengan runner up Grup 2, juara Grup 3, dan runner up Grup 4, yang hingga saat ini masih ketat diperebutkan.

Seolah tidak mau kehilangan muka dihadapan suporternya sendiri, Persibangga Purbalingga ingin ‘pecah telur’ dengan meraih kemenangan perdana di musim ini. Sejak menit awal barisan depan Laskar Jenderal Soedirman langsung merangsek ke jantung pertahanan Persekat yang harus tampil tanpa center back Syahrul Lasinari yang terkena akumulasi kartu. Beruntung sang kapten, Didi Wanto Ismail bermain tenang menghalau setiap serangan.

Para suporter Persekat sempat terdiam, ketika penyerang Persibangga Purbalingga berhasil menjebol gawang Persekat di menit ke-62. Namun, wasit memutuskan menganulir gol tersebut karena menilai pemain Persibangga Purbalingga berada dalam posisi off side sesaat sebelum mencetak gol.

Tidak mau terus tertekan, Persekat mencoba memasukkan tenaga baru dengan mengganti Sahrudin Irwan dengan striker idola baru masyarakat Kabupaten Tegal, Akbar Selang di penghujung laga. Sayangnya upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Skor kacamata menutup laga sore itu.

Menanggapi hasil yang diraih anak asuhnya, pelatih Persekat coach Yayat R. Hidayat berkomentar. “Meskipun hanya bermain imbang, hasil ini tetap kami syukuri. Target kami tanding dimana pun adalah menang, termasuk di Purbalingga. Akan tetapi hasil seri ini sudah maksimal, anak-anak sudah bermain ngotot dan bagus,” jelasnya.

Pasca pertandingan perwakilan Skaterz, suporter Persekat juga memberikan bantuan donasi sebagai bentuk apresiasi kepada pemain dan manajemen. “Kami tahu tim sedang kesusahan terutama terkait masalah pendanaan. Oleh karena itu, kami terus berupaya menghimpun dana dari hasil penjualan merchandise dan dari para donator, termasuk pengusaha-pengusaha Tegal di Jakarta. Hari ini langsung kami serahkan kepada manajemen dan pemain untuk menjaga semangat mereka,” tutur anggota Skaterz asal Guci, Hendro. (Wiwit/red05)

BERITA LAINNYA