Take a fresh look at your lifestyle.

Permudah Masyarakat, Layanan Tilang hingga E-KTP Bisa Diurus di Kantor Pos Brebes

614

BREBES – Kantor Pos Brebes kini melakukan sejumlah trobosan guna membantu dan mempermudah masyarakat dalam mengurus berbagai layanan kependudukan, termasuk denda tilang kendaraan bermotor. Masyarakat di Brebes saat ini tidak perlu repot-repot dan anter lama untuk mengurus cetak Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP), pembuatan Kartu Induk Anak, denda tilang kendaraan bermotor hingga proses cetak kartu BPJS. Sebab, semuanya itu kini bisa dilayani di seluruh kantor pos yang ada di Kabupaten Brebes.

“Jadi, masyarakat Brebes yang mau mengurus cetak E-KTP, denda tilang, pembuatan KIA atau cetak kartu BPJS, saat ini bisa kami layani di seluruh kantor pos di Brebes. Layanan ini kami berikan untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan atau denda tilang,” ungkap Kepala Kantor Pos Cabang Brebes, Sri Handayani, Jumat (28/2).

Dia mengatakan, empat layanan bagi masyarakat itu bisa dilayani di Kantor Pos, setelah pihaknya menjali kerjasaman dengan Kejaksaan Negeri Brebes, Dinas Kependudukan Catatan Sipil Kabupaten Brebes dan BPJS. Bahkan, kerjasama layanan tilang elektronik sudah dilaksanakan sejak setahun lalu. Namun masyarakat saat ini belum banyak yang memanfaatkan. Padahal pengurusan tilang elektronik di kantor pos cukup mudah dan cepat. Masyarakat cukup datang ke kantor pos terdekat dengan membawa bukti surat tilang, sebelum atau pas tanggal sidang yang tertera. Petugasnya kemudian akan memproses dan muncul nilai denda tilang yang harus dibayar. Setelah denda dibayar, barang bukti tilang, baik Surat Izin Mengemudi (SIM) atau Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK) akan dikirim melalui pos ke rumah pemohon. “Masyarakat juga bisa menghubungi Whatsapps senter kami di 081229552883. Untuk layanan ini, masyarakat akan dikenai biaya tambahan di luar denda tilang sebesar Rp 17.000 per berkas bagi biaya pengiriman. Kami juga mengakomodir masyarakat di luar Brebes,” terangnya.

Selain tilang elektornik, lanjut dia, kantor pos juga memberikan layanan cetak E-KTP. Masyarakat kini tidak perlu mengantre di kantor kecamatan. Caranya, pemohon kali pertama harus datang ke kantor kecamatan setempat untuk mengambil nomor antrean cetak. Setelah itu, pemohon bisa menghubungi Whatsapps senter di 08112852200. Pemohon nantinya akan diberikan form pengisian, seperti nama, alamat, nomor antrean cetak E-KTP, kecamatan dan nomor telepon genggam. “Setelah E-KTP dicetak, petugas kami akan langsung mengirim ke rumah pemohon. Setiap pengurusan dokumen cetak E-KTP ini dikenai biaya Rp 10.000 untuk lokal Brebes, dan untuk luar kota biaya menyesuaikan tarif pengiriman pos. Biaya ini nantinya dibayarkan ke petugas kami yang datang ke rumah atau sistem COD. Biaya yang kami kenakan ini merupakan biaya layanan dari pengiriman pos, sedangkan di Disdukcapil gratis,” jelasnya.

Sementara untuk proses KIA, kata dia, pemohon tinggal datang ke kantor pos terdekat dengan membawa fotokopi kartu keluarga, akta kelahiran, fotokopi KTP kedua orang tua dan foto berwarna ukuran 4×6 sebanyak 2 lembar. Nanti petugasnya akan membantu memproses, dan setelah kartu KIA jadi akan langsung dikirim ke rumah pemohon. Untuk layanan itu, pemohon dikenai biaya ongkos kirim sebesar Rp 17.000/ kartu, dengan waktu proses selama 3-5 hari. Sedangkan untuk proses cetak kartu BPJS juga tidak berbeda dengan proses KIA tersebut. “Jadi, masyarakat tidak perlu datang dan antre di kantor kecamatan atau instansi terkait. Cukup datang ke kantor pos terdekat. Target kami, kedepan seluruh pengurusan dokumen kependudukan bisa dilakukan di kantor pos,” tandasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, dari layanan yang dibuka untuk mempermudah masyarakat tersebut, memang sudah ada yang memanfaatkan. Namun jumlahnya belum banyak. Layanan tilang elektronik misalnya, dari data yang masuk rata-rata per minggu melayani 50 dokumen. Sedangkan untuk layanan cetak E-KTP, rata-rata per hari ada 20 pemohomn. “Layanan tilang elektronik dan E-KTP ini sementara justru yang banyak memanfaatkan adalah masyarakat dari luar kota, atau warga Brebes yang merantau di luar daerah. Ini karena lebih mudah dan cepat,” pungkasnya.

(b.setiawan-red2)

BERITA LAINNYA