Take a fresh look at your lifestyle.

Permintaan Meningkat, PMI Usulkan Alat Donor Plasma Konvalesen

86

TEGAL – Tingginya permintaan darah plasma konvalesen di tengah pandemi, membuat jajaran Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tegal mengusulkan pengadaan alat untuk donor darah tersebut. Demikian dikatakan Ketua PMI Kota Tegal, Drg Agus Dwi melalui Kepala Markas PMI, Djoko Trihatmodjo.

Kepada wartawan, Djoko menyebut, jumlah permintaan donor plasma konvalesen semakin meningkat sejak beberapa pekan terakhir. Namun, keterbatasan alat yang dimiliki membuat pihaknya kewalahan sehingga mengharuskan mengalihkan proses donor ke Unit Tranfusi Darah (UTD) terdekat.

Adapun UTD terdekat dari Kota Tegal yakni UTD Kabupaten Banyumas. Ihwal ketersediaan alat, Djoko mengaku baru ada empat daerah di Jawa Tengah yang memiliki alat lengkap. Seperti diantaranya UTD PMI Kota Semarang, Surakarta, Kabupaten Klaten dan Banyumas.

“Untuk saat ini, kita masih terkendala alat. Di Kota Tegal belum ada alatnya, baik yang untuk proses pengambilan darah maupun memanaskan plasma tersebut,” bebernya.

Diungkapkan lebih lanjut oleh Djoko, jika didapati pendonor yang akan mendonorkan plasma darahnya, maka sejauh ini hanya bisa berupaya membantu untuk melakukan pengambilan di UTD PMI Banyumas. Begitu halnya dengan pemohon yang ingin mendapatkan darah plasma konvalesen.

“Mereka kita bantu untuk mendapatkan layanan di UTD Banyumas,” jelasnya singkat.

Hingga saat ini, sambung Djoko, pihaknya telah mengajukan pengadaan alat donor plasma konvalesen kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal. Dirinya berharap, permohonan tersebut dapat direalisasikan dalam waktu dekat.

Ihwal pendonor konvalesen, syarat utama yang perlu diperhatikan yakni pendonor harus sudah pernah terpapar Covid-19, pernah dirawat dan dalam kondisi sehat. Termasuk telah sesuai dengan ketentuan maupun rekomendasi rumah sakit. (*)

BERITA LAINNYA