Take a fresh look at your lifestyle.

Perdayai Seorang Gadis, Anggota TNI AU Gadungan Diamankan

176

 

PEKALONGAN – M Saiful Muiz (31), warga Cepu Kabupaten Blora Jateng, yang mengaku sebagai anggota TNI AU diamankan petugas Intel Kodim 0710/Pekalongan, Rabu (22/1) siang. Laki-laki yang tiap hari berprofesi sebagai pekerja serabutan tersebut, akibat perbuatannya telah memperdayai seorang gadis warga Kelurahan Poncol Kecamatan Pekalongan Timur Kota Pekalongan, dengan cara menikahi secara siri. Bahkan, akibat hubungan asmaranya itu telah dikarunia seorang anak. Lantaran, keduanya telah menikah siri selama tujuh tahun sejak 2012 lalu.

Dalam aksinya, pelaku mengaku sebagai anggota TNI AU dan bertugas di Lanud Sulaiman Bandung Jawa Barat. Bahkan, untuk memuluskan aksinya, pelaku mengantongi KTA TNI AU palsu, dan mengenakan seragam maupun atribut sebagaimana layaknya anggota TNI AU. Semula istri dan mertuanya tak menaruh rasa curiga. Terungkapnya identitas pelaku, berawal dari istri dan mertua pelaku yang curiga dengannya. Pasalnya, selama tujuh tahun menikah, pernikahan siri itu tak kunjung diresmikan, karena menurut pengakuan pelaku masih terikat ikatan dinas.

Istri dan mertua pelaku kemudian mencari informasi, tentang aturan pernikahan anggota TNI kepada pihak Koramil Pekalongan Timur. Karena merasa curiga, Unit Intel Kodim Pekalongan kemudian menyelidiki korban. Sementara, dalam pemeriksaan di Makodim setempat, terdapat sejumlah KTA didalam dompet pelaku dan perlengkapan TNI lainnya, yang belakangan diketahui palsu. “Saya terpaksa gunakan atribut TNI AU dan KTA-nya palsu, untuk mengelabui saja,” tutur Muiz, yang mengaku sudah pernah mendaftar menjadi anggota TNI selama empat kali dan gagal diterima. Selama menjalin asmara dengan istri siri dan keluarganya, dia selalu mengaku sebagai anggota TNI AU, termasuk dengan para tetangga istri sirinya.

Dandim 0710/Pekalongan. Letkol Inf Arfan Johan Wihananto menyatakan, pengungkapan oknum anggota TNI gadungan tersebut berawal adanya laporan dari keluarga istri siri pelaku. Dimana, berawal ketika keluarga istri sirinya, meminta agar putranya untuk dibuatkan Kartu Induk Anak (KIA) dan Kartu Keluarga (KK). Namun demikian, pelaku selalu berbelit. Oleh sebab itu, maka keluarga istri sirinya menaruh rasa curiga, dan berinisiatif melapor ke Koramil Pekalongan Timur. Hal itu untuk memastikan, apakah betul pelaku seorang anggota TNI. Namun demikian, setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata yang bersangkutan anggota TNI gadungan yang mengaku sebagai anggota TNI AU. “Kodim Pekalongan sendiri hanya mengamankan saja. Untuk lebih lanjut, penanganannya kami serahkan ke Provost TNI AU yang berada di Purbalingga,” terang Dandim. (Kuswandi/Red9)

BERITA LAINNYA