Take a fresh look at your lifestyle.

Penyandang Disabilitas Miliki Rumah Produksi Kreatif

Bupati Tegal, Umi Azizah menyerahkan bantuan kepada penyandang disabilitas saat meresmikan Rumah Produksi Difabel Kreatif Slawi, Jumat (26/2).

75

ADIWERNA – Penyandang disabilitas yang tergabung dalam komunitas Difabel Slawi Mandiri (DSM) kini memiliki rumah produksi difabel kreatif.
Rumah produksi difabel kreatif di Adiwerna yang berdiri di atas lahan milik Kementerian Keuangan RI seluas 875 meter persegi ini diresmikan pengoperasiannya oleh Bupati Tegal Umi Azizah, Jumat (26/2).
Peresmian ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati Tegal dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tegal, Nurhayati. Dilanjutkan dengan penyerahan bantuan kepada penyandang disabilitas berupa sepeda motor roda tiga dari CSR Kabupaten Tegal, uang tunai Rp 5 juta dari Bupati Tegal dan alat sablon dari Polres Tegal.
Umi Azizah mengapresasi kerja keras DSM dalam membangun komunikasi dan kerjasamanya dengan banyak pihak, mulai dari pemerintah daerah, Forkopimda hingga sektor swasta. Hal tersebut, kata Umi, tidak terlepas dari dorongan motivasi yang kuat dan tulus dari DSM dalam membantu sesama.
Umi berharap, keberadaan rumah produksi ini dapat dikelola dengan baik. Selain itu, mampu memotivasi kegiatan usaha, mengubah pola pikir, meningkatkan kepercayaan diri penyandang disabilitas untuk memulai dan mengembangkan usahanya sampai benar-benar berhasil menjual dan memasarkan produknya.
Selain itu, pihaknya bersama kalangan pelaku usaha akan berupaya memfasilitasi pendampingan, memampukan penyandang disabilitas menangkap peluang bisnis dan potensi usaha.
“Pemberdayaan ekonomi di era persaingan terbuka dan pasar bebas ini tentunya tidak berhenti sebatas pelatihan, tapi juga mentoring dan pendampingan intensif dari dinas teknis, dari korporasi peduli hingga usahanya benar-benar bisa bersaing dan berkembang,” katanya.
Umi menekankan, indikasi kemandirian dan keberlanjutan sangat ditentukan konektifitas yang terbangun baik antara produk ataupun layanan rumah produksi ini dengan pasar, dengan konsumen, termasuk aksesnya pada layanan perbankan digital.
Untuk itu, ia meminta Dinas DagkopUKM memfasilitasi penyandang disabilitas agar bisa mengakses, memanfaatkan peluang ekosistem digital seperti menghadirkan toko daring yang efisien dan terintegrasi di platform marketplace, lengkap dengan layanan pesan antarnya, hingga transaksi pembayaran digital yang memudahkan konsumen untuk mengakses produk ataupun layanan rumah produksi difabel kreatif ini.
Kepala Dinas Sosial , Nurhayati mengatakan, gedung yang berada di belakang Polsek Adiwerna tersebut direnovasi dengan menggunakan dana corporate social responsibility dari PT Merdeka Bahari Indonesia, CV Insan Media, Paguyuban Agen Elektronik Perbankan (Paelink) Kabupaten Tegal dan Bank Jateng.
“Untuk bangunan gedung sudah layak pakai, meskipun dari sisi kelengkapan peralatan produksi belum terisi semua. Mudah-mudahan, bertahap, alat-alat produksinya bisa tercukupi,”tuturnya.
Secara terpisah, Ketua DSM, Khambali menambahkan, rumah produksi difabel kreatif akan digunakan sebagai tempat membuat kerajinan/prakarya, seperti sangkar burung dan kerajinan tangan karya difabel lain.
“Kami juga akan mengembangkan usaha sablon,”jelasnya.
Khambali menyebutkan, saat ini sedikitnya ada 25 anggota yang aktif mengikuti kegiatan DSM.

BERITA LAINNYA