Take a fresh look at your lifestyle.

Pengajian Umum Haul Pangeran Benowo

220

PEMALANG – Pengajian umum digelar di komplek makam Pangeran Benowo, Desa Penggarit, Kecamatan Taman. Kegiatan dalam rangka memeriahkan hari ulang tahun (HUT) ke-445 Kabupaten Pemalang yang jatuh pada tanggal 24 Januari.

Pengajian umum sekaligus adalah haul Mbah Jamur Apu, Pangeran Benowo dan Kanjeng Patih Sampun, baru-baru ini. Kepala Desa Penggarit Imam Wibowo menjelaskan dalam pengajian umum tersebut hadir penceramah KH Sayyid Saif Alwi dari Karawang, Jawa Barat.

“Warga kami menyempatkan diri untuk hadir mengikuti pengajian, kemudian para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Pemalang saya lihat juga banyak yang hadir ikut mengaji,”kata Imam.

Sementara itu Wakil Bupati Martono mengatakan peringatan Hari Jadi Kabupaten Pemalang Ke- 445 Tahun 2020 menjadi kebanggaan bersama lantaran semua dapat berhimpun di tempat peristirahatan terakhir Pangeran Benowo. Pangeran ini adalah seorang tokoh sentral, dalam sejarah berdirinya Kabupaten Pemalang.

“Melalui kesempatan yang khidmat ini adalah waktu yang tepat untuk mengenang kembali sosok Pangeran Benowo beserta segala upaya dan perjuangan, yang telah dilakukan dalam upaya membangun Kabupaten Pemalang,”kata Martono. Menurut dia semasa hidupnya Benowo yang merupakan putra mahkota Kerajaan Pajang memilih jalur yang tidak biasa yaitu mengembara dan akhirnya sampai dan membaur bersama dengan masyarakat Pemalang.

Sementara itu KH Sayyid Saif Alwi dalam ceramahnya mengatakan bahwa Allah bisa merubah segalanya, dia mengambil contoh di Jawa Barat saat warganya asyik berhibur dan masih joget-joget dikirimlah tsunami.”Di Pemalang pun demikian,jangan dikira Allah tidak bisa merubah sesuatu di daerah ini contohnya angin puting beliung yang menumbangkan pohon-pohon meskipun akarnya kuat,”kata Sayyid.

Karena itu Sayyid mengajak umat yang hadir untuk bersyukur lantaran diberikan pemimpin yang amanah yang masih mau menyelenggarakan kegiatan pengajian. Pengajian semacam ini lanjut dia patut diapresiasi sebab saat ini banyak pengajian-pengajian yang ajarannya justru menebar fitnah dan membid’ah-bid’ahkan sesuatu.

Menurut dia tidak mudah menjadi pemimpin sementara pemimpin yang amanah kata dia bisa bisa menjadi kekasih Allah.(Ali Basarah)

BERITA LAINNYA