Take a fresh look at your lifestyle.

Pendukung Wali Kota Tegal Hadang Demo Pedagang Pasar Pagi

172

TEGAL – Demo Pedagang Pasar Pagi Blok A Kota Tegal yang rencananya longmach ke Balai Kota Tegal, sempat dihadang para pendung Wali Kota Tegal, Dedi Yon Supriyono, Senin (20/1). Para pendukung dan pedagang sempat bersitegang. Akibatnya, para pedagang mengurungkan niatnya untuk berdemo.

Pantauan di lapangan, para pedagang berkumpul di depan Pasar Pagi Kota Tegal sekitar pukul 08.00. Saat akan keluar dari pasar, puluhan massa pendukung Wali Kota menghadang para pedagang yang akan turun ke jalan. Sempat terjadi aksi saling dorong. Beruntung, jajaran Polres Tegal Kota sigap untuk mengamankan ketegangan tersebut. Bahkan, petugas langsung membuat benteng pengamanan untuk menahan masa pendukung itu masuk ke Pasar Pagi. Selang beberapa saat, Paguyuban Pedagang Pasar Pagi, pendukung Wali Kota Tegal dan aktivis GNPK-RI melakukan mediasi di lokasi tersebut.

Koordinator Pendukung Wali Kota Tegal, Firdaus Muhtadi usai mediasi mengatakan, aksi demo Pedagang Pasar Pagi dinilai kurang tepat. Pasalnya, demo dilakukan jika saluran demokrasi tersumbat sama sekali. Namun, Wali Kota dinilai sangat akomodatif, kooperatif dan koordinatif terhadap siapa pun, termasuk Pedagang Pasar Pagi.

“Sudah ada kesepakatan tidak ada demo dan longmach. Demo dialihkan menjadi tasyakuran, karena sudah ada kesepakatan antara Wali Kota dan pedagang,” ujarnya.

Ia mengaku, aksi para pendukung yang berasal dari masyarakat umum, dan tanpa sepengetahuan Wali Kota. Hal itu dilakukan karena para pendukungnya berhak melakukan apapun untuk membela Wali Kota. “Kami berhak melakukan apapun untuk membela Wali Kota terpilih,” tegasnya.

Penasehat Paguyuban Pedagang Pasar Pagi Blok A, Eri Sujono didampingi Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Pagi Blok A, Ionrah menuturkan, keributan yang terjadi antara pedagang dan pendukung Wali Kota dinilai hanya miskomunikasi. Tuntutan pedagang telah dikabulkan, dan tanpa harus demo di Balai Kota Tegal. “Aksi demo akan dialihkan menjadi tasyakuran pedagang karena tuntutannya dikabulkan. (Wiwit/red03)

BERITA LAINNYA