Take a fresh look at your lifestyle.

Pendaftar Rektor UPS Tegal Masih Sepi

209

GEDUNG REKTORAT : Kondisi Gedung Rektorat UPS Tegal yang kini dalam tahap perbaikan seperti pengecatan bagian dalam dan luar, merupakan kantor Rektor UPS Tegal dan jajarannya.(Foto : smpantura.com/Riyono Toepra-red07)

* Pansel Surati 11 Lektor Kepala
* Incumbent Tunggu Situasi dan Kondisi

TEGAL – Pendaftaran Rektor Universitas Pancasakti (UPS) Tegal, yang dibuka sejak 11 Desember lalu, hingga kini masih sepi peminat.

Hal itu berbeda dengan dua periode sebelumnya, yang dibanjiri banyak persaingan. Baik dari kalangan interen universitas, maupun pendaftar dari luar perguruan tinggi tersebut.

Ketua Pansel Dr Ahmad Hanfan SE MM

Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Pendaftaran dan Pemilihan Rektor UPS Tegal Dr Ahmad Hanfan SE MM mengatakan, sejak dibuka pada 11 Desember lalu, hingga menjelang sepekan penututupan pendaftaran pada 7 Januari 2020, belum ada satu pun yang mendaftar.

”Sampai sekarang belum ada yang mendaftar. Masih sepi. Mungkin awal tahun depan atau menjelang penutupan biasanya akan muncul sejumlah pendaftar yang menjadi kandidat,” ucap dia.

Pengajar di Magister Management perguruan tinggi itu menambahkan, cukup memaklumi kondisi tersebut. Karena untuk menjadi pimpinan sebuah perguruan tinggi selain persyaratannya ketat, juga ada faktor-faktor lain yang menjadi pendukung.

Antara lain, bila calonnya dari pihak luar universitas, maka akan melihat situasi dan kondisi dukungan yang bakal diberikan. Juga perlu mempersiapkan visi dan misi yang akan diadu dengan kandidat lainnya dalam tahap berikutnya.

Meski optimis menjelang penutupan pendaftaran bakal muncul sosok calon yang sesuai dengan harapan civitas akademika perguruan tinggi itu, pihaknya tak mau menunggu lama.

11 Lektor

Pansel pun bergerak cepat dengan menyurati 11 doktor yang pernah memiliki jabatan lektor kepala di perguruan tingginya. Agar secepatnya bersaing dalam pemilihan rektor UPS Tegal.

Karena salah satu persyaratan khusus mendaftar calon rektor perguruan tingginya adalah bergelar doktor, dan memiliki jabatan fungsional akademik, paling rendah lektor kepala.

Surat tersebut, kata dia, sudah diayunkan pekan lalu, dan pihaknya kini tengah menunggu jawabannya. Bila ada lima yang bersedia mendaftar dan menyerahkan berkas persyaratannya, persaingan kandidat rektor akan kian ketat.

Dr Burhan Eko Purwanto MHum

Terpisah Rektor UPS Tegal Dr Burhan Eko Purwanto MHum yang akan habis masa jabatannya pada pekan terakhir Februari 2020, mengatakan sudah mempersiapkan persyaratan untuk pendaftaran.

Meski begitu, pejabat incumbent perguruan tinggi itu, tetap akan menunggu situasi dan kondisinya. Dia akan menentukan sikapnya mendaftar atau tidak, pada awal Januari tahun depan.

”Kalau saya dipercaya menjadi Rektor UPS Tegal lagi untuk periode 2020-2024, siap. Kan tinggal melanjutkan saja. Tapi saya kan harus melihat sinyal dukungannya. Baik dari senat universitas dan yayasan selaku pengelola,” ucap dia.

Dia menambahkan, sudah mempersiapkan visi dan misi perguruan tingginya dalam periode jabatan berikutnya. Banyak strategi dan program yang akan dijalankan bila dipercaya memimpin kembali perguruan tinggi tersebut.(Riyono Toepra-red07)

BERITA LAINNYA