Take a fresh look at your lifestyle.

Pencurian Tiga Kotak Amal Masjid Terungkap

213

* Pelaku Dua Remaja, Motif Belum Jelas

TEGAL – Kasus pencurian tiga kotak amal di Masjid Zulfikar Noor, pada sekitar pukul 04.00, Sabtu (9/5) lalu, akhirnya terungkap. Hal itu setelah Unit Reskrim Polsek Tegal Timur bergerak cepat memburu pelarian dua pelaku.

Unit 2 Reskrim Polsek Tegal Timur dipimpin Aiptu Nuridin SH, dengan anggota Bripka Arie Susilo SH dan Brigadir Tairum Mirdal, bekerja ekstra keras, mengumpulkan informasi berkait ciri-ciri pelaku yang terekam CCTV masjid.

”Begitu ada laporan kasus pencurian ini, Tim Unit 2 Reskrim Polsek Tegal Timur langsung bergerak cepat, memintai keterangan sejumlah saksi, yang diperkirakan mengetahui ciri-ciri pelaku yang dicari personel reserse kami,” terang Kapolsek Tegal Timur Kompol Agus Endro Wibowo SH.

Setelah menghimpun keterangan dari sejumlah warga, hampir sepekan lamanya, akhirnya muncul titik terang pelaku pencurian yang diburu personel reserse tersebut.

Kedua pelaku pun akhirnya dapat ditangkap saat berada di Jl KH Mukhlas, Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal.

Dua Remaja

Pelaku yang beraksi membobol uang di tiga kotak amal masjid tersebut adalah, dua remaja. Yakni, Ns berusia sekitar 16 tahun.

Sehari-hari mengaku bekerja sebagai nelayan dan tinggal di RT 4 RW 4, Desa Dukuhwaru, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal.

Kemudian Fdp berusia 14 tahun. Warga Jl Perintis Kemerdekaan Gang Raharjo, Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal. Sehari-hari bekerja serabutan dan lebih banyak menganggur.

Kasus pencurian itu kali pertama diketahui ketika salah seorang pengurus Masjid Zulfikar Noor, menerima laporan pencurian tersebut yang diposting di grup WhatsApp (WA) pengurus masjid.

Dalam keterangan postingannya, ada tiga kotak amal besar yang hilang dicuri, sekitar pukul 04.00. Perinciannya, masing-masing kotak amal berwarna krem, cokelat tua, dan cokelat muda. Ketiga kotak itu berisi uang sekitar Rp 600.000.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke piket penjagaan Polsek Tegal Timur. Tim Unit 2 Reskrim yang datang ke lokasi kejadian menemukan, kaca di pintu depan masjid, pecah. Pecahan kacanya berserakan.

Kerugian akibat perusakan pintu itu, ditaksir Rp 2.100.000. Kerusakan lainnya sekitar Rp 400.000. Total kerugian sekitar Rp 3.100.000. ”Pelaku memecah kaca, untuk membuka pintu depan masjid,” terang Kompol Agus Endro Wibowo SH.

Aksi pencurian di masjid itu yang terekam kamera tersembunyi (Closes Circuit Television-CCTV), menjadi bekal personel reserse mengungkap kasus tersebut. Pelaku yang diketahui menyimpan barang curiannya di Jl KH Mukhlas, akhirna dapat dibekuk.

Barang bukti yang disita adalah, tiga kotak amal yang dicuri, dan sepeda motor Yamaha Mio Z G-4974-KN warna putih, yang digunakan pelaku sebagai sarana dalam menjalankan aksi pencurian tersebut.(Riyono Toepra-red07)

BERITA LAINNYA