Take a fresh look at your lifestyle.

3.336 Pemudik Diperiksa Rapid Antigen, 30 Orang Terkonfirmasi Positif

SARMANAH ADI MURAENY

123

SLAWI,smpantura.com – Selama dua pekan, mulai 4-17 Mei 2021, Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal telah melakukan pemeriksaan rapid test antigen terhadap 3.336 pemudik. Pemeriksaan rapid test antigen dilakukan guna memastikan pemudik tidak terpapar Covid-19 dan mencegah penularan Covid-19.

Kepala Bidang Upaya Kesehatan Masyarakat dan Upaya Kesehatan Perorangan Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal, Sarmanah Adi Muraeny mengatakan, pemeriksaan rapid test antigen dilaksanakan di sejumlah lokasi , seperti Rest Area Kertasari, Exit Tol Adiwerna, Pos Klonengan, Obyek Wisata Guci dan di balai desa.
Pemeriksaan di balai desa dilakukan dengan bekerjasama dengan Satgas Covid-19 tingkat desa dan Puskemas setempat.

“Satgas Desa mendata pemudik, kemudian melakukan koordinasi dengan Puskesmas. Selanjutnya Puskesma melakukan pemeriksaan di balai desa. Kalau ada yang tinggal dekat balai desa tidak mau datang, maka Puskesmas akan melakukan pemeriksaan di rumahnya,”terang Sarmanah, Senin (17/5).

Sarmanah mengatakan, tidak semua pemudik bersedia diperiksa rapid test antigen. Alasannya, karena takut apabila diketahui positif dan harus melakukan isolasi mandiri, dan ada yang beralasan sudah melakukan rapid test antigen saat mudik.

Dari 3.336 orang yang diperiksa, terdapat 30 orang yang menjalani pemeriksaan di balai desa diketahui terkonfirmasi positif Covid-19.

Untuk meminimalisir penularan, 30 orang tersebut melakukan isolasi mandiri di rumah. Kemudian, Puskesmas melakukan tracing terhadap anggota keluarga dan kontak eratnya, yang ditindaklanjuti dengan rapid test antigen.

Dituturkan Sarmanah, kasus Covid-19 mengalami kenaikan. Secara keseluruhan, hingga 16 Mei 2021 tercatat ada 6.249 kasus, dengan jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit 78 orang dan melakukan isolasi mandiri sebanyak 255 orang. (T04-Red)

BERITA LAINNYA