Take a fresh look at your lifestyle.

Pemuda Pancasila Kota Pekalongan Bentuk BPPH

215
  • Siap Berikan Bantuan Hukum

PEKALONGAN – Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kota Pekalongan membentuk Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (BPPH). Lembaga tersebut dibentuk dalam rangka memberikan bantuan atau penyuluhan hukum, khususnya bagi warga kurang mampu. Secara resmi pembentukan lembaga dimaksud ditandai dengan pembacaan zikir dan pemotongan nasi tumpeng yang diikuti anggota PP dan Srikandi PP di Kantor BPPH MPC PP Kota Pekalongan di Jalan KH Mas Mansyur No 87 Kota Pekalongan, Jumat (7/2).

“BPPH ini dibentuk untuk memberikan bantuan atau penyuluhan hukum secara gratis, baik bagi anggota maupun warga, utamanya bagi warga kurang mampu,” terang Ketua MPC PP Kota Pekalongan, Muhammad Dasuki SH MH, didampingi Riyanto SIP SH MKn, selaku Sekretaris MPC PP Kota Pekalongan, disela-sela acara penempatan kantor baru BPPH tersebut. Pihaknya menambahkan, terkait program penyuluhan hukum, rencana pada waktu car free day di Lapangan Mataram tiap hari Minggu pagi, akan dibuka konsultasi hukum bagi warga secara gratis. Termasuk di kantor BPPH Kota Pekalongan.

“Selama ini masih banyak masyarakat yang belum sadar hukum. Bahkan, pada saat berperkara, kerap tidak adanya pendampingan, padahal sesuai KUHP merupakan hak bagi setiap orang berperkara mendapatkan pendampingan. Oleh karena itu, PP hadir dan siap memberikan bantuan hukum,” imbuhnya. Dalam acara tersebut, dibahas terkait konsultasi hukum gratis dan seminar kit terkait masalah Debt Collector yang menarik paksa secara sepihak terhadap jaminan fidusia. Dijelaskan Dasuki, paska turunnya putusan Mahkamah Konstitusi (MK), adanya larangan Debt Collector menarik jaminan fidusia secara sepihak, termasuk larangan menarik jaminan fidusia di jalan raya.

Disamping program bantuan hukum, MPC PP Kota Pekalongan, kata dia, akan menjalin audiensi dengan unsur Muspida Kota Pekalongan. Itu dalam rangka eksistensi PP di Kota Batik, sehingga jika memang ada program yang sama dapat disinergikan. “Dalam waktu dekat, kami akan keliling melakukan audiensi dengan stakeholder, termasuk dengan unsur Muspida di Kota Pekalongan,” tuturnya. Usai acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan silaturahmi antar anggota PP di Kota Pekalongan. (Kuswandi/Red9)

BERITA LAINNYA