Take a fresh look at your lifestyle.

Pemkot Tegal Tak Sediakan Tempat Karantina Bagi Pemudik

258

TEGAL – Kebijakan Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) melarang masyarakat untuk mudik saat Lebaran disambut baik sejumlah pemerintah daerah. Seperti halnya jajaran Pemerintah Kota Tegal yang mendukung kebijakan tersebut.

“Saya kira di Jakarta sudah ada larangan untuk mudik. Tentu, ini sangat mendukung kami yang berada di daerah. Sebab, jika tidak ditegaskan, maka masyarakat akan berbondong-bondong pulang ke kampung halamannya,” ungkap Wakil Wali Kota Tegal, Muhamad Jumadi saat ditemui di rumah dinasnya, Selasa (21/4) malam.

Bahkan, kata Jumadi, saat ini pun pihaknya memperkirakan sudah ada beberapa masyarakat urban yang mudik secara mendadak. Dengan adanya kebijakan tersebut, pihaknya berharap masyarakat dapat mematuhi dan mentaati kebijakan Presiden Jokowi.

Sebagai pendukung, pihaknya menginginkan adanya tindakan tegas kepada seluruh jasa transportasi. Baik milik pemerintah maupun swasta atau perorangan, seperti misalnya, kereta api, bus, travel hingga kendaraan pribadi.

“Law enforcement atau penegakan hukum harus sama. Ini untuk memastikan bahwa benar-benar tidak ada masyarakat yang mudik saat Lebaran nanti,” tegasnya.

Dengan munculnya kebijakan tersebut, Jumadi mengaku, Pemerintah Kota Tegal tidak memerlukan adanya tempat karantina khusus maupun karantina mandiri bagi pemudik yang datang di Kota Bahari.

“Jika ada tempat karantina sama saja kebijakan itu tidak berjalan,” imbuhnya singkat.

Sebab, sambungnya, larangan mudik sangat membantu pemerintah daerah dalam percepatan penanganan Covid-19. Kebijakan itu dinilai memperingan tugas pemda dalam menangani pemudik yang tidak menutup kemungkinan berpotensi menjadi pembawa atau carrier Covid-19.

“Tugas kita lebih efektif dan bisa fokus menangani yang ada saat ini,” tutupnya. (Haikal/red10)

BERITA LAINNYA