Take a fresh look at your lifestyle.

Pemkot Pekalongan Dapat Tambahan Alokasi DID

86

PEKALONGAN-Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan mendapatkan tambahan alokasi Dana Insentif Daerah (DID) tahun 2020 sebesar Rp 14,9 milliar dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Tambahan alokasi DID tersebut sebagai bentuk apresiasi pemerintah pusat kepada pemerintah daerah (pemda) yang berkinerja baik dalam penanganan pandemi Covid-19.

Hal itu mengemuka dalam Webinar “Pelaksanaan DID Dalam Rangka Pemulihan Ekonomi di Daerah” yang digelar Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu melalui Zoom Meeting, Rabu (22/7). Webinar diikuti Wali Kota Pekalongan Mochammad Saelany Machfudz dan jajaran pejabat Pemkot Pekalongan di Ruang Kresna Setda Kota Pekalongan.

Dalam Webinar tersebut, Dirjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu Astera Primanto Bhakti selaku keynote speaker menjelaskan, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan tambahan alokasi DID senilai Rp 1,9 triliun kepada Pemda. “Pemberian DID ini berdasarkan hasil kepatuhan dan ketepatan dalam menyampaikan laporan penanganan Covid-19, termasuk penyesuaian APBD tahun 2020 kepada pemerintah pusat,” terangnya.

Menurutnya, tambahan alokasi DID tersebut diprioritaskan untuk mendorong pemulihan ekonomi di daerah. Termasuk untuk mendukung industri kecil, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), koperasi, pasar tradisional serta penanganan Covid-19 di bidang kesehatan dan bantuan sosial. Namun ditegaskan dia, tambahan alokasi DID tidak dapat digunakan untuk mendanai honorarium ataupun perjalanan dinas.

Wali Kota Pekalongan mengatakan, Pemkot Pekalongan merupakan salah satu kota di Indonesia yang mendapatkan tambahan alokasi DID selain Pemerintah Kabupaten Bone. Keduanya dinilai sebagai daerah dengan risiko Covid-19 terendah.

“Alhamdulillah, inovasi dan langkah percepatan penanganan Covid-19 selama ini di Kota Pekalongan diapresiasi pemerintah pusat dengan mengalokasikan tambahan DID Rp14 milliar dalam rangka pemulihan ekonomi,” paparnya.

Dijelaskan dia, berbagai langkah kebijakan telah diambil Pemkot Pekalongan pada masa pandemi Covid-19. Di antaranya pembatasan kerumunan masyarakat melalui penerapan jam malam. Selain itu juga menerbitkan berbagai regulasi yang mendukung upaya untuk pemulihan ekonomi, sosial dan keuangan sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat. (K30)

BERITA LAINNYA