Take a fresh look at your lifestyle.

Pemkab Pemalang Perlu Lakukan Penegakan Protokol Kesehatan

89

PEMALANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang perlu melakukan penerapan penegakan protokol kesehatan pada masyarakat. Hal itu perlu dilakukan dalam rangka untuk menekan atau memutus penularan maupun penyebaran virus Covid-19 di Pemalang.

“Berdasarkan data yang sudah dirilis oleh gugus tugas, di Pemalang sudah tercatat ada 67 orang yang terpapar Covid-19. Bahkan di Pemalang sudah ada dua klaster lokal yaitu klaster Sokawangi, dan Asemdoyong, artinya perlu perhatian khusus dari semua pihak untuk mengatasi dua klaster itu, ujar Koordinator Satuan tugas Lawan Covid-19, sekaligus Ketua Komisi B, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pemalang, Fahmi Hakim, kemarin.

Ia mengatakan, sampai saat ini hanya protokol kesehatan dan tindakan pendisiplinan saja yang bisa dilakukan oleh pemerintah daerah. Berdasarkan penilaiannya, upaya upaya sudah dilakukan secara maksimal. Progres pendisiplinan yang saat ini butuh sentuhan khusus, yaitu perlu ada penegakan secara tegas, agar semua masyarakat mematuhi penerapan prokotok kesehatan disemua bidang. Selain itu perlu adanya dukungan dan pemenuhan kebutuhan sarana dan prasara protokol kesehatan untuk masyarakat. Selain itu Pemda Pemalang diminta untuk transparan terkait dengan peta persebaran virus Covid-19 di daerah tersebut. Hal itu dilakukan agar masyarakat lebih berhati hati atau bisa menghindari daerah daerah yang termasuk pusat persebaran. Pihaknya meminta pada Pemkab Pemalang agar segera mengambil langkah strategis dan efektif untuk menangani penyebaran virus Covid-19 di Pemalang. Adanya kebijakan new normal bukan berarti tidak ada resiko, tetapi kesadaran masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan harus ketat.

“Kami prihatin dengan bertambahnya jumlah masyarakat Pemalang yang terpapar virus Covid-19, bahkan sampai muncul dua klaster. Masyarakat Pemalang salah memaknai istilah new normal, mereka menganggap kondisi sudah normal,” tandas Nur Afna Istiqomah, anggota DPRD Pemalang.

Ia mengatakan, penerapan new normal, perlu melakukan sinergi kebijakan dengan berbagai sektor dan masyarakat agar penanganan covid-19 terus berjalan di daerah dan ketersediaan fasilitas kesehatan dapat diakses seluruh lapisan masyarakat. Sosialisasi pencegahan di lingkungan kerja dan area kerentanan tinggi juga perlu dilakukan secara masif, termasuk protokol dasar pencegaha covid-19 seperti penggunaan masker, sering cuci tangan, dan etika batuk. Partisipasi masyarakat dalam new normal pun jadi syarat mutlak dalam keberhasilannya.(Joko Widodo/Red_03)

BERITA LAINNYA