Take a fresh look at your lifestyle.

Pemkab Brebes Usulkan 1.400 Nelayan Terima Bansos BBM

142

BREBES, smpantura.com – Dinas Perikanan Kabupaten Brebes menyusulkan sebanyak 1.400 nelayan di wilayahnya, untuk memperoleh Bantuan Sosial (Bansos) Bahan Bakar Minyak (BBM). Usulan itu diajukan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah, bagi nelayan kecil yang terdampak pandemi Covid-19.

“Jumlahnya ada sebanyak 1.400 nelayan yang kami usulkan ke Pemprov Jateng. Bansos BBM ini merupakan program Gubernur untuk membantu nelayan yang terdampak Covid-19,” ungkap Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Brebes, Zudan Fanani, Senin (26/4).

Dia menjelaskan, bansos BBM itu diperuntukan bagi nelayan kecil yang memiliki kapal di bawah 7 Gross Ton (GT). Hal itu dengan dibuktikan melalui kepemilikan dokumen Pas Kapal. Bantuan yang diterima berupa BBM untuk kebutuhan mesin kapal. Bantuan itu tidak bisa dicairkan dalam bentuk uang, namun dalam bentuk BBM solar maupun bensin (premium/ pertalite). Sistemnya, setiap nelayan sasaran akan mendapatkan kartu seperti ATM, yang nantinya diisi saldo bantuan. Pencairan bantuan tersebut dilakukan SPBU yang telah ditunjuk, dengan menggesek kartu melalui mesin ADC. “Jadi, ini bantuannya non tunai. Nelayan akan mendapatkan bansos BBM ini sebesar 200 liter per orang. Kalau pencairannya dilakukan di setiap SPBU yang telah ditunjuk,” jelasnya.

Menurut dia, Pemprov Jateng sudah menggulirkan program bansos BBM bagi nelayan sejak tahun 2020 lalu. Tahun 2021 merupakan tahun kedua pelaksanaan program tersebut. Di tahun lalu, bansos BBM sudah terealisasi dengan jumlah penerima 903 nelayan, dari total usulan sekitar 2.000 nelayan. Bagi nelayan yang sudah menerima bantuan pada tahap ke satu di tahun 2020, tidak bisa mendapatkan lagi di tahap kedua tahun ini. Sebab identifikasi penerima dilakukan melalui Nomor Induk Kependudukan (NIK).

“Saat ini data yang kami usulkan ini, masih dalan tahap indentifikasi dan verifikasi tim pemprov. Kami perkirakan bantuan akan turun pada pertengahan tahun ini,” tandasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, dalam proses pencairannya, Dinas Perikanan Kabupaten Brebes akan melakukan monitoring dan pengawasan. Bagi para nelayan penerima bantuan yang mencoba melakukan penyimpangan bantuan, seperti menjual kembali BBM yang diterima, akan dikenai sanksi tegas. “Saya harap bantuan ini dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk kebutuhan BBM melaut. Ketika ada nelayan yang menjual bantuan solar atau bensin ini, sanksinya bisa sampai pencoretan nama penerima,” pungkasnya.

(T07-red) 

BERITA LAINNYA