Take a fresh look at your lifestyle.

Pemkab Brebes Kucurkan Dana Parimarma Rp 1.93 M Bagi 89 ASN

152

BREBES-Pemkab Brebes mengucurkan anggaran sebesar Rp 1.93 miliar lebih, bagi dana parimarma atau tambahan penghasilan para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memasuki masa pensiun pada November dan Desember mendatang. Tunjangan pengasilan itu secara simbolis disalurkan Wakil Bupati Brebes Narjo bagi sebanyak 89 orang ASN di jajarannya, kemarin.

Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Brebes, Sutrisno menjelaskan, Parimarma periode Terhitung Mulai Tugas (TMT) pensiun Nopember diberikan kepada 45 orang dan untuk TMT pensiun Desember sebanyak 44 0rang. Dana parimarma itu diberikan sebesar 4 kali gaji pokok ditambah tunjangan keluarga dan tunjangan beras. Namun tidak termasuk tunjangan struktural atau fungsional. “Dari 45 orang ASN yang pensiun Nopember 2019 rinciannya, golongan IV sebanyak 38 orang, golongan III sebanyak 2 orang dan golongan II sebanyak 5 orang. Total anggarannya sebesar Rp 980.257.920. Nilai ini belum dipotong pajak,” terangnya usai kegiatan di Aula Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD), Selasa (29/10).

Sedangkan untuk ASN pensiun Desember, lanjut dia, terdiri dari golongan IV sebanyak 36 orang, golong III ada 4 orang dan golongan II ada 4 orang. Adapun jumlah total anggaran Parimarma yang disalurkan sebesar Rp 954.373.704. “Pada periode pensiun November, ASN penerima dana Parimarma terbesar mencapai Rp 22.038.956 dan terkecil Rp 13.680.944. Sedangkan untuk periode pensiun Desember, terbesar mencapai Rp 21.423.359 dan terkecil Rp 14.084.592,”jelasnya.

Sementara Wakil Bupati Brebes, Narjo mengatakan, dana Parimarma yang diterima itu harus digunakan untuk pembiayaan produktif, dan jangan konsumsutif. Tunjangan tersebut diberikan sebagai penghargaan terhadap ASN Brebes, yang menjelang pensiun atau purna tugas dan meninggal dunia. “Jika dana Parimarma ini saya harap bisa digunakan secara baik. Bukan untuk konsumtif, tetapi yang produktif. Seperti, untuk modal usaha ataupun ditabung untuk kepentingan pendidikan anak cucu,” pungkasnya

(Setiawan-red2)

BERITA LAINNYA