Take a fresh look at your lifestyle.

Pemkab Batang Ajari UMKM Jualan Online

65

BATANG- Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Batang mengalami penurunan omzet hingga 50%. Pemkab Batang menggelar latihan jualan online agar UMKM tetap eksis.

” Saya paham suasana covid-19, UMKM di Batang omzetnya turun sampai 50%. Karena ekonomi belum stabil dan aktivitas ekonomi yang masih dibatasi, maka satunya cara agar tetap bertahan dan

eksis dengan jualan online,” kata Bupati usai membuka pelatihan bagi pelaku UMKM di Gedung, Pramuka Batang.

Wihaji menjelaskan, selain keterbatasan pemodalan, UMKM juga memiliki kendala dalam pemasaran. Karena itu, Pemkab berusaha untuk membantu dari sisi pemasaran.

” Terkait modal bisa dijembatani kredit lunak ke perbankan dengan bunga 7%. Kalau pasar, Pemkab punya aplikasi Dotukura yang siap membantunya dan aplikasi tersebut sudah berjalan di pasar induk tradisional Batang,” kata Wihaji.

Sementara itu, Kepala Disperindagkop dan UKM Batang, Subiyanto mengatakan pelatihan itu berlangsung selama tiga hari. UMKM akan diajari motivasi usaha, pemasaran lewat online, hingga bagaimana pengusaha yang tangguh.

Dirinya menyebut, UMKM yang ikut pelatihan sebanyak 40 orang yaitu dari tata boga, menjahit dan usaha salon. Subiyanto berharap Sumber Daya Manusia (SDM)

pelaku UMKM meningkat. Ia mengingatkan bahwa para pelaku UMKM harus bersiap menyambut Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).

” Kalau sudah dibuka dan puluhan ribu tenaga kerja direkrut, peluang untuk UMKM pun juga terbuka,” jelasnya.

Pujianti, seorang pemilik salon rias, menyatakan sudah mulai mencoba berpromosi dengan online. Dirinya berharap mendapat ilmu baru dari pelatihan kali ini.

” Selama ini promosinya baru lewat Facebook sama Whatsapp, cukup memberi pengaruh meski salon di dalam kampung,” tuturnya. (Trisno Suhito-red17)

BERITA LAINNYA