Take a fresh look at your lifestyle.

Pemkab Akui Ada Bangunan Pabrik Tak Memiliki IMB

148

BREBES – Pemkab Brebes mengakui ada sejumlah pabrik yang berdiri di wilayahnya hingga kini belum mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Untuk itu, Pemkab melalui Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) kini tengah melakukan inventarisasi data bangunan pabrik yang telah maupun belum berizin.

“Ya memang ada bangunan pabrik yang belum memilik IMB atau izin lainnya. Tapi, untuk data detailnya saat ini kami masih melakukan identifikasi. Melalui sistem yang mulai kami jalankan ini, kedepan akan diketahui pasti mana-mana pabrik yang belum mengantongi izin atau sudah. Nantinya sistem kami ini akan menjadi data base. Ini berkaitan kesiapan Pemkab dalam penetapan kawasan industri di Brebes,” ungkap Kepala DPMPTSP Kabupaten Brebes, Ratim Rantoko usai beraudiensi dengan para pendemo di Setda Kabupaten Brebes, kemarin.

Dia mengatakan, salah satu pabrik yang bangunannya belum mengantongi IMB, yakni di pabrik garmen PT Daehan Global Cimohong, Kecamatan Bulakamba. Dari hasil pendataannya, di kawasan pabrik itu ada sekitar 4 hektare (ha) lahan yang dibangun belum memiliki IMB. Namun demikian, persoalan itu kini dalam tahap penyelesaian. Artinya, pihak investor atau perusahaan tengah mengurus seluruh persyaratan sesuai aturan dan prosedur yang berlaku. Bahkan, saat ini melalui proses yang dilakukan Satgas Percepatan Usaha Kabupaten Brebes seluruhnya sudah terpenuhi. “Kalau yang saya ketahui, ada bangunan pabrik di PT Daehan Global yang belum mengantongi IMB. Namun, saat ini dalam tahan penyelesaian melalui Satgas dan seluruhnya sudah clear. Pihak investor telah menempuh seluruh prosedur dan aturan untuk mengajukan IMB tersebut,” jelasnya.

Sesuai aturan, lanjut dia, Pemkab Brebes mempunyai hak untuk menghentikan semuai aktivitas pembangunan pabrik apabila belum mengantongi izin, termasuk IMB. Namun demikian, penghentian itu tidak bisa dilakukan serta merta, tetapi melalui sebuah proses. Ketika pihak investor mempunyai etikad baik mengurus seluruh perizinan sesuai prosedur dan aturan yang berlaku, Pemkab Brebes masih memberikan toleransi. “Misalnya PT Daehan, kami tidak bisa menghentikan begitu saja, karena pihak investor telah mengajukan proses perizinan dan saat ini sudah terpenuhi,” ujarnya.

Sementara Perwakilan PT Daerah Global melalui Legal Perusahaan, Nanang menjelaskan, perusahaannya sudah menempuh seluruh proses pengajuan perizinan tersebut. Bahkan, saat ini pihaknya tengah menunggu petunjuk dari Pemkab Brebes atas lahan pengganti sebagai dampak atau sanksi terkait dugaan pelanggaran, termasuk belum adanya IMB. “Kita semuanya sudah penuhi prosedurnya. Kalau untuk lahan pengganti yang luasanya sekitar 31 ha, kami sudah siapkan dan masih menunggu pentunjuk dari Pemkab Brebes,” terangnya.

(Setiawan-red2)

BERITA LAINNYA