Take a fresh look at your lifestyle.

Pembina PMR Madya dan Wira Dilatih Tujuh Materi PMR

379

SLAWI- PMI Kabupaten Tegal menggelar pelatihan pembina Palang Merah Remaja (PMR) Madya dan Wira di Gedung PMI, Jalan Gajah Mada, Slawi, Kabupaten Tegal.

Pelatihan dilaksanakan selama tiga hari mulai Selasa (27/8) hingga Kamis (29/8) diikuti 41 pembina PMR Madya dan 28 pembina PMR Wira, dari SMP/MTs serta SMA/SMK/MA negeri dan swasta di Kabupaten Tegal.

Ketua PMI Kabupaten Tegal, Iman Sisworo mengatakan,  pembina PMR memegang peranan penting dalam siklus pembinaan PMR mulai dari perekrutan, pelatihan, Tri Bhakti, pengakuan dan penghargaan sampai pada monitoring evaluasi.

“Pembina menjadi motor penggerak kegiatan pada unit PMR masing-masing sekolah, sehingga, kemampuan para pembina dalam mengelola ekstrakurikuler PMR harus selalu terupgrade setiap saat, baik dalam manajemen pembinaan maupun dalam penguasaan tujuh materi latihan rutin,”sebutnya, kemarin.

Untuk itu, sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para pembina PMR, PMI  Kabupaten Tegal menyelenggarakan pelatihan bagi pembina PMR Madya dan Wira.

Selama tiga hari, para pembina PMR dilatih tentang manajemen pembinaan PMR, tujuh materi PMR, peer teaching dan pendalaman materi pada pertemuan rutin forum pembina.

“Pelatihan ini diselenggarakan guna meningkatkan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia PMI,”ungkap Iman.

Kegiatan tersebut, juga bertujuan menyamakan persepsi dan kurikulum pembelajaran PMR, meningkatkan kemampuan pembina PMR dalam memberikan materi latihan rutin PMR dan menciptakan pembelajaran rutin PMR yang menyenangkan.

Disamping itu, untuk menguatkan kapasitas relawan PMI (pembina PMR) dalam keterampilan sebagai fasilitator, menjaring minat anggota PMR dari siswa putra dan meningkatkan jumlah fasilitator PMI.

Sementara itu, Peserta mendapat pelatihan dari pengurus PMI,pelatih dan fasilitator PMI Kabupaten Tegal.

Kasi SDM dan PSD PMI Kabupaten Tegal, Thamalia Haristiani, yang juga penanggungjawab kegiatan mengatakan, materi yang disampaikan dalam pelatihan meliputi materi umum kepalangmerahan , visi misi PMI dan dinamika kelompok.

Selain itu materi khusus, diantaranya manajemen pembinaan PMR, kurikulum PMR, strategi pembelajaran ekstrakurikuler PMR, pengantar sekolah siaga bencana, Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional .

“Peserta juga diajar tentang pertolongan pertama , remaja sehat peduli sesama, kesehatan remaja, ayo siaga bencana, donor darah, kepemimpinan dan peer teaching,”terangnya.

Dalam pelatihan kemarin, peserta diajar mengenai gerakan kepalangmerahan dan donor darah oleh pengurus PMI, Totok Novarianto.  Totok menyampaikan tentang manfaat donor darah bagi manusia dan persyaratan donor darah. (Sari/Red 6)

BERITA LAINNYA