Take a fresh look at your lifestyle.

Pembelajaran Tatap Muka di Pemalang Segera Dimulai

139

PEMALANG – Pembelajaran tatap muka atau luring di Kabupaten Pemalang segera dilakukan dalam waktu dekat, sesuai dengn Surat Keputusan (SK) gubernur Jawa Tengah. Namun untuk sementara pembelajaran tatap muka dilakukan dibeberapa sekolah, salah satunya MAN 1 Pemalang.

“Hari ini kita menggelar sosialisasi terkait dengan persiapan untuk pembelajaran tatap muka di MAN 1 Pemalang, dengan mengundang pihak pihak yang berkompeten di bidangnya. MAN 1 Pemalang sebenarnya sudah melakukan persiapan sejak beberapa bulan lalu, kaitnya untuk pemenuhan prookol kesehatan,” ujar Pengawas MA, Dhiah Sefriana, kemarin.

Ia mengatakan, sekolah yang akan melaksanakan pembelajaran tatap muka sudah menyiapkan persyaratan yang dibutuhkan. Pemenuhan alat kebersiah, baik sabun untuk cuci tangan, handsanitezer, masker, penutup muka, dan pengukur suhu tubuh sudah dipersiapkan. Teknis pembelajaran akan mengikuti prokes yang berlaku, salah satunya ada pembatasan jumlah siswa yang berada di dalam kelas, yaitu 50 persen dari rombongan belajar (rombel). Waktu pembelajaran juga diatur yaitu tidak boleh lama di dalam kelas, alat pendingan tidak boleh dinyalakan, dan jendela kelas harus dibuka agar sirkulasi udara berjalan lancar. Bahkan untuk memastikan sarana prasarana prokes, tim dari Dinas kesehatan, puskesmas Mulyoharjo, Kepolisian, dan pihak sekolah keliling mengecek sarprasnya. Bahkan pihaknya telah menjalin bekerjasama dengan pihak puskesmas kaitannya dengan kesehatan di sekolah itu.

“Pembelajaran tatap muka yang akan diberlakukan di Pemalang sesuai dengan SK gubernur Jawa Tengah. Namun untuk melaksanakan hal itu, tahapannya dari pihak sekolah mengajukan ijin ke Satgas Covid 19 Pemalang, sebab mereka yang berhak mengeluarkan rekomendasi,” tandas Fidiyatun sebagai Plt Kepala bidang Kesehatan masyarakat, Dinas Kesehatan Pemalang.

Dia mengatakan, berdasarkan arahan dari bupati, bagi sekolah yang akan melaksanakan pembelajaran tatap muka diharapkan semua guurnya sudah divaksin covid 19. Namun dengan adanya keterbatasa vaksin di Pemalang, maka diharapkan setiap minggu para guru untuk melakukan rapid antigen secara rutin. Bahkan saat pembelajaran, para guru tidak boleh bersinggungan langsung dengan siswa, mereka harus tetap menjaga jarak. (T08-red)

BERITA LAINNYA