Take a fresh look at your lifestyle.

Pembangunan Pabrik Gula di Warureja Segera Dilanjutkan

179

SLAWI, smpantura.com – Pembangunan pabrik gula di Desa Kedungkelor, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal yang sempat dihentikan sementara, akan kembali dilanjutkan. Izin Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) sudah dikantongi, dan menunggu proses izin Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin).

“Amdal sudah jadi, tinggal Amdalalin. Jika sudah ada semua, pembangunan dilanjutkan,” kata Bupati Tegal, Hj Umi Azizah, Selasa (18/5).

Dikatakan, penghentian sementara pembangunan pabrik gula dilakukan karena ada izin yang belum dipenuhi. Setelah melalui koordinasi dengan sejumlah pihak, izin Amdal telah selesai diproses. Sedangkan, izin Andalalin masih dalam proses di Pemerintah Pusat.

“Izin Andalalin proses 15 hari di Kementerian Perhubungan,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) audiensi dengan Bupati Tegal terkait dengan pembangunan pabrik gula di Warureja. Pabrik gula yang memasuki tahap pengurukan lahan itu, diduga belum ada izin Amdal dan Andalali. Setelah dilakukan koordinasi dengan OPD terkait, diketahui izin tersebut masih dalam proses. Bupati memutuskan untuk pembangunan dihentikan sementara.

Sementara itu, pabrik gula tersebut dibangun oleh pihak swasta. Konon, investasinya mencapai Rp 3 triliun. Pabrik akan berdiri di atas lahan sekitar 70 hektare. Lokasi pabrik berada di tepi Jalan Raya Pantura Tegal-Pemalang, tepatnya di sebelah selatan Masjid Baitul Ashfiya, Desa Kedungkelor. Pembangunan pabrik dimulai Minggu (28/3) dan ditargetkan beroperasi pada tahun 2023 mendatang. (T05-red)

BERITA LAINNYA