Take a fresh look at your lifestyle.

Pembangunan Jalan Tembus Daerah Terisolir TMMD Terus Dikebut

58

BREBES – Meski baru masuk tahapan pra pelaksanaan, tetapi pmbangunan jalan tembus ke daerah terisolir di TMMD Reguler 109 Kodim 0713 Brebes, di Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes terus dikebut. Sejumlah fasilitas pendukung pembangunan jalan tembus sepanjang 2,2 kilometer itu kini sudah terpasang, salah satunya gorong-gorong untuk saluran air.

Tak hanya itu, alat berat yang diterjunkan juga terus melakukan pembukaan lahan untuk jalan. Lahan sawah yang diberikan secara sukarela pemiliknya untuk pembangunan jalan, sekarang sudah mulai terbuntuk.

Ketua Teknisi Bangunan Kodim 0713 Brebes, Peltu Maulana menjelaskan, selain tugas utamanya membuka dan mengeraskan jalan untuk membuka keterisoliran Dukuh Kedung Kandri, alat berat milik Kodim juga difungsikan mengeruk pondasi untuk pemasangan talud 2,7 kilometer tinggi 0,5-1 meter, serta pembangunan 3 unit plat deker (jembatan kecil) dan gorong-gorong. “Peran alat berat ini sangat vital untuk pekerjaan sejumlah infrastruktur penunjang jalan TMMD,” ujarnya.

Menurut dia, agar target tepat waktu, maka mulai tanggal 15 Agustus 2020 lalu, alat berat sudah diterjunkan untuk membuka jalan. “Pekerjaan ini dimulai dari samping Lapangan Sepakbola Kalinusu atau titik nol jalan TMMD,” sambungnya

Operator Alat Berat Kodim Brebes, Serma Tarsono mengatakan, pembukaan jalan telah dimulai sejak tanggal 15 Agustus 2020 lalu. Alat berat membuka jalan baru bagi 100 KK warga di Dukuh Kedung Kandri, Desa Kalinusu, yang selama ini terisolir. Bagi anak-anak sekolah, jalan TMMD diharapkan akan mendorong anak-anak Kedung Kandri bisa melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi lagi, dimana sebelumnya rata-rata lulus SD. “Kami yakin pekerjaan ini akan selesai tepat waktu,” katanya.

Sementara itu Kepala Desa Kalinusu, Wasid (44), menyatakan, sangat berterima kasih, karena kedepan warga Kedung Kandri hanya akan membutuhkan 10 menit untuk sampai ke kantor desa melalui jalan TMMD. Sebelumnya, warganya itu harus menyebrang rakit melewati Kali Pemali, selanjutnya memutar jalan melewati sejumlah desa di Kecamatan Bantarkawung dan Bumiayu, sebelum akhirnya tiba di Balai Desa Kalinusu.

“Dengan dibangun jalan TMMD itu, semoga anak-anak kami yang bersekolah di wilayah Kecamatan Bantarkawung, akan bersemangat melanjutkan sampai ke bangku SLTA kerana sudah ada jalan tembus ke Kecamatan Bumiayu melewati Desa Kalinusu,” pungkasnya.

(setiawan/red2)

BERITA LAINNYA