Take a fresh look at your lifestyle.

Pembalap Brebes Berjaya di Night Race Sentul

188
  • Raih Juara Pertama di Kelas Bergengsi

BREBES – Beni Santoso, pembalap asal Kabuapaten Brebes berhasil berjaya di ISOM 2019 round 4 Night Race (balap malam hari-red), di Sirkuit Sentul, Sabtu malam (31/8). Ia berhasil meraih juara pertama di kelas paling bergengsi European Taouring Car Championship (ETCC) 3000 pro.

Di kelas itu, Beni Santoso yang mengendarai mobil BMW e46 M3, mampu finish pertama, dan berhak naik ke podium. Selain itu, Beni Santoso juga berhasil duduk dipodium pertama pada kelas STC BMW-Porsche, juga dengan mobil BMW e46 M3.

Di kelas ETCC 3000 pro, merupakan kelas bagi mobil-mobil buatan eropa dengan klasifikasi kendaraan ber-cc antaran 3.000 – 3.600 cc. Seperti, mobil Mercedes Benz, BMW, Porsche dan VW. Kelas itu diikuti oleh para pembalap profesional. Kegiatan tersebut dibuka langsung Gubernur Jabar, Ridwan Kamil.

“Alhamdulillah, di kejuaraan ini saya berhasil meraih juara pertama di dua kelas, dengan mobil MBW e 46 M3. Yakni, di kelas bergengsi ETCC 3000 pro dan kelas STC BMW-Porsche,” ujar Beni Santoso saat dihubungi melalui telepon, Minggu (1/9).

Dalam ajang balap malam hari itu, kata dia, pihaknya turun di lima kelas. Yakni ETCC,
Japan Super Touring Championship (JSTC),
Super Touring Car Championships (STCR), STC BMW-Porsche dan Indonesia Touring Car Championship (ITCR). Di kelas JSTC dirinya hanya mampu meraih juara dua dengan mengendarai mobil Honda Civic. Begitu juga di kelas STCR 1, dirinya hanya mampu meraih posisi kedua dengan mobil BMW e46 M3. “Kalau di kelas ITCR, saya pake mobil Honda Jazz. Di kelas ini saya masih belum bisa berbuat banyak karena baru turun 4 seri menggunakan Jazz, masih belum mendapatkan set up yg maksimal, saya start dari posisi 11 dan finish di posisi 4 ,” ungkap pria yang dijuluki Raja Pantura tersebut.

Lebih lanjut dia mengatakan, di kelas JSTC sebenarnya sangat berat untuk berhasil naik podium, karena pihaknya harus mengambil start dari pit wall, atau dari dalam pit dengan urutan paling belakang. Itu karena pada qualifikasi dirinya terpaksa tidak ikut lantaran ada teknikal problem. ” Tapi, alhamdullillah saya bisa meraih posisi ke-2 di kelas ini,” terangnya.

Dia menambahkan, balap mobil malam hari itu kali pertama digelar di indonesia pada tahun 2018 lalu, di Sentul. Saat itu pihaknya juga berhasil meraih juara. “Jadi, ini balap malam hari yang ke dua dan Alhamdulillah nama Brebes berjay di Sentul,” pungkas pria yang tergabung bersama tim asal Jakarta itu.

(Setiawan/red2)

BERITA LAINNYA