Take a fresh look at your lifestyle.

Pemalang Banjir Merata

124

PEMALANG – Sejumlah wilayah di Kabupaten Pemalang dilanda banjir pada Senin (24/2). Banjir terjadi lantaran hujan turun dalam waktu lama.

Camat Ulujami Yanuarius Nitbani mengatakan banjir melanda hampir semua desa di Kecamatan Ulujami.”Banjir ini terjadi sejak pukul 05.00 pagi dan melanda hampir semua desa,”kata Camat.

Banjir lanjut dia terjadi bukan akibat luapan air sungai sebagaimana kejadian banjir beberapa hari sebelumnya. Banjir kata dia disebebkan oleh curah hujan yang tinggi.

Akibat banjir tersebut ratusan rumah terendam yaitu di Desa Pamutih, Tasikrejo dan Limbangan. Banjir juga menyebabkan beberapa sekolah di wilayahnya diliburkan lantaran ruang kelas terendam air. Antara lain SMP 4 Ulujami, SD 1 dan 2 Tasikrejo, SMP 1 dan 2 Ulujami, SD 3 Limbangan, MTs Walisongo, SD 1 dan2 Blendung dan SMA 1 Ulujami.

Meski demikian banjir ini tidak sampai menyebabkan warga mengungsi. Sementara itu Camat berkoordinasi dengan instansi terkait agar dibantu dapur umum. Rencana dapur umum akan dioperasionalkan di Desa Kaliprau.

Sementara di Kota Pemalang menurut Camat Pemalang Suhirman banjir melanda wilayahnya hampir merata.”Khusunya di perkotaan banjir menggenangi jalan dan gang-gang di Kelurahan Mulyoharjo, Kebondalem, Pelutan dan Suhiwaras,”kata Camat.

Banjir juga melanda sebagian Jl Jendral Sudirman satu arah, Jl Pemuda (depan PLN),Jl Cipto Mangun Kusumo (depan DPUTR). Sementara di Kecamatan Petarukan banjir terpantau melanda di Kelurahan Petarukan, Desa Bulu, Kalirandu dan Pegundan.

Di Kelurahan Petarukan sebalah selatan jalur Pantura banjir selain menggenangi jalan dan gang juga masuk ke dalam rumah penduduk. Di jalan keinggian banjir ada yang sampai paha orang dewasa.

Kemudian di Kecamatan Comal banjir juga melanda kota yaitu merendam simpang tiga Blandong. Banjir juga masuk ke gang-gang dan permukiman penduduk.

Sementara itu hujan dalam waktu yang lama ini idak hanya menyebabkan banjir namun juga membuat pohon-pohon tumbang. Di jalur Pantura pohon trembesi yang ditanam Djarum Fondation tumbang dan menutup lajur selatan.

Di Kecamatan Comal pohon tumbang menimpa kabel listrik hingga putus di Desa Wonokromo. Camat Comal, Fauzan mengatan seorang warga bernama Caryo (55) yang hendak menyingkirkan kabel tersebut malah tersengat sampai meninggal dunia di lokasi kejadian.(Ali Basarah)

BERITA LAINNYA