Take a fresh look at your lifestyle.

Pelaku Beraksi di 9 TKP Bersama Kelompoknya

144
  • Kasus Kuli Bangunan Gelapkan Bawang dan Mobil

BREBES – Jajaran Satreskrim Polres Brebes, hingga kemarin (26/7), masih terus mengembangkan kasus penggelapan bawang merah dan sejumlah mobil yang dilakukan, Rasito (45) bersama kelompoknya. Pelaku diketahui telah beraksi di sembilan tempat kejadian perkaran (TK), di wilayah Brebes, Kota Tegal dan Kabupaten Tegal.

Seperti diberitakan sebelumnya, Rasito (45), warga Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, tidak bisa berkutik saat tim unit Reserse Mobil (Resmob) Satreskrim Polres Brebes meringkusnya, kemarin. Pria yang kesehariannya bekerja sebagai kuli bangunan itu ditangkap karena melakukan aksi penggelapan puluhan ton bawang merah dan sejumlah mobil. Pelaku ditangkap di sebuah rumah sakit tempatnya bekerja sebagai kuli bangunan, di wilayah Tanggerang.

“Dari hasil pemeriksaan dan pengembangan, pelaku ini telah beraksi melakukan penggelapan mobil di sembilan TPK. Yakni, empat TKP di Brebes, empat TKP di Tegal Kota dan satu TKP di Kabupaten Tegal. Sedangkan penggelapan bawang merah dilakukan di kedua TKP, di Brebes,” ungkap KBO Satreskrim Polres Brebes, didampingi Kanit Resmob Aiptu Titok Ambar Pramono, Jumat (27/7).

Selain Rasito, kata dia, masih ada tiga pelaku lain yang kini masih diburu anggotanya. Dalam aksinya, kelompok itu bekerja sesuai tugasnya masing-masing. “Pelaku yang kami tangkap ini, diketahui berperan menjualkan mobil hasil kejahatan,” katanya.

Menurut dia, pelaku memang sudah masuk dalam target operasi jajarannya. Dari sembilan TKP tindak kejahatannya itu, pelaku terakhir kali melakukan penggelapan terhadap sebuah mobil Honda CRV milik warga Adiwerna, Kabupaten Tegal. Modusnya, pelaku dengan kelompoknya berpura-pura akan membeli mobil yang menjadi sasarannya. Mobil Honda CRV itu rencananya akan dibeli seharga Rp 260 juta. Pelaku kemudian membawa kabur mobil, dengan alasan ingin mencobannya sekaligus mengambil uang untuk pembayaran.

“Pelaku dan kelompoknya ini, juga mempunyai modus lain. Selain mobil probadi, mereka juga menggelapkan mobil rental. Modusnya, berpura-pura meminjam mobil rental, tetapi tidak dikembalikan malah di bawa kabur. Kalau untuk bawang merah, pelaku berpura-pura membeli dan akan dikirim ke wilayah Sumatera. Setelah barang sampai, uang yang diterima tidak dibayarkan kepada pemilik bawang merah,” terangnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, pihaknya kini masih terus mengembangkan kasus tersebut. Pasalnya, ada indikasi keterlibatan jaringan pengelapan dan penipuan di wilayah Brebes. Bahkan, identitas pelaku lain dalam jaringan tersebut sudah dikantongi jajarannya. ” Pelaku ini kami jerat pasal 378 dan 372 KUHP, dengan ancaman hukuman empat tahun kurungan penjara,” tandasnya.

Sementara, Rasito (45) di depan penyidik mengaku, dari aksi terakhirnya itu, ia mendapat bagian sekitar Rp 95 juta. Uang itu dipakai untuk bersenang-senang di tempat hiburan. “Terakhir saya dapat bagian Rp 95 juta. Uangnya ya saya pakai untuk bersenang-senang,” tuturnya.H

(Setiawan/red38)

BERITA LAINNYA