Take a fresh look at your lifestyle.

Pelaksanaan Dulongmas Belum Ada Kepastian

89

PEKALONGAN – Agenda Pekan Olahraga Wilayah Kedu, Pekalongan, dan Banyumas (Porwil Dulongmas) yang rencananya digelar November tahun ini di Kota Pekalongan hingga sekarang belum ada kepastiannya. Kalau melhat kondisi masih ada pandemi covid 19 dengan pelaksanaan yang sudah dijadwalkan, meman tidak mungkin. Di tambah dengan adanya pengurangan anggaran yang ada di tubuh KONI Kota Pekalongan sebagai tuan rumah event tersebut, sepertinya tidak mungkin diselenggarakan tahun ini.
Demikian dikatakan Ketua KONI Kota Pekalongan, Muchamad C Maretan saat menggelar pertemuan dengan jajaran pengurus KONI setempat di aula sekretariat setempat, belum lama ini. Menurutnya, sebagai tuan rumah Dulongmas, pihaknya sudah berusaha mempersiapkan pelaksanaan event tersebut. Namun sejak adanya pandemi covid 19 dan pemerintah pusat menginstruksikan agar tidak menggelar kegiatan apapun yang mengumpulkan massa dalam jumlah banyak.
”Mengingat kondisi wabah ini belum stabil, akhrirnya kami memutuskan untuk menunda dalam waktu yang tak bisa ditentukan serta menunggu situasi,” tegas Simoh, begitua dia akra disapa.
Selama terjadi pandemi, anggaran atau dana hibah yang diberikan Pemkot Pekalongan ke KONI sekitar Rp 4,5 M ternyata tidak utuh. Lebih kurang 56 persen anggaran tersebut dipergunakan untuk membantu pelaksanaan pencegahan maupun dampak dari wabah virus corona. Anggaran yang diterima KONI dari pemerintah setempat sekitar Rp 1,5 M, sehingga dengan dana sebesar itu, tidak mungkin pihaknya sanggup menyelenggarakan Dulongmas yang sudah diagendakan cukup lama.
Misalkan anggaran KONI tahun depan untuk penyelenggaraan Dulongmas dikembalikan kembali, maka acuannya adalah setelah pagelaran PON. Karena tahun ini dibatalkan, maka sisa dana hibah sebesar itu akhirnya difokuskan untuk kegiatan cabang olahraga dan pengadaan sarana prasarana.
”Kami juga harus melihat jumlah peserta Dulongmas yang ikut. Saat wabah virus corona, kemungkinan anggaran yang ada di KONI di Dulongmas juga dikurangi oleh pemerintah daerah di tempatnya,” tandas dia.
Dalam pertemuan itu, Ketua KONI juga menyampaikan sejumlah agenda kegiatan selama masih ada pandemi covid 19. Di antaranya dengan melakukan monitoring ke seluruh cabang olahraga untuk mengetahui sejauh mana perkembangan atletnya. Di samping itu juga ingin tahu apa saja program dari pelatih dan atlet saat menjalani latihan.
Sementara itu, Sekretaris Umum KONI, Taufan Adestia menjelaskan semua cabor supaya segera membuat laporan pertanggungjawaban kegiatan dan mengumpulkannya di Sekretariat induk olahraga di Kota Batik. Sebab salah satu syarat agar dana dari KONI bisa turun ke cabang olahraga dengan membuat laporan tersebut. (Achid Nugroho/R8 )

BERITA LAINNYA