Take a fresh look at your lifestyle.

Pelajar Luar Jawa Belajar di SMK Nusantara 

174

BATANG– Sebanyak 120 taruna dan taruni baru SMK Nusantara angkatan XXII mengikuti prosesi pelantikan di halaman sekolah. Mereka terdiri dari 102 taruna dan 18 taruni. Hadir dalam kegiatan ini Ketua Pengurus Yayasan SMK Nusantara yang juga Kepala Dinas Pendidikan dan Ketua PC NU Batang Achmad Taufiq, Kepala SMK Nusantara Yayan Haryadi, Muspika Kecamatan Batang, pendiri dan pengurus Yayasan SMK Nusantara, pengurus pimpinan cabang NU Kabupaten Batang dan wali murid taruna baru.

Dalam sambutannya, Achmad Taufiq mengapresiasi perkembangan SMK Nusantara yang terus mengalami kemajuan. Seperti jumlah siswa yang semakin bertambah dan juga sebarannya tidak hanya pelajar dari Kabupaten Batang saja, tapi juga luar Jawa Tengah dan luar Pulau Jawa.  Seperti dari Medan, Riau, Bogor, Indramayu, Kendal, Kota dan Kabupaten Pekalongan.

” SMK Nusantara saat ini telah diminati oleh berbagai pelajar, termasuk yang berasal dari luar Jawa Tengah dan luar Jawa. ?Ini tidak lepas dari kerjasama yang dibangun selama ini antara SMK Nusantara dengan perusahaan luar negeri seperti dari Jepang sehingga lulusan sekolah ini bisa bekerja di perusahaan internasional dengan gaji yang tinggi,” ujarnya, kemarin.

Taufiq mengatakan, saat ini sudah banyak perusahaan luar negeri yang datang secara langsung guna melakukan seleksi pada siswa SMK Nusantara. Sekolah ini menjadi lembaga pendidikan unggulan yang menyiapkan sumber daya manusia (SDM) pada bidang perikanan tangkap. Dengan jejaring yang dimiliki, sekolah ini menjadi tempat dilakukannya proses seleksi magang bekerja di negara negeri. Beberapa perusahaan yang rutin melakukan seleksi ke siswa dan alumni SMK Nusantara Batang.

” Misalnya PT Tee Kay Corporation, PT SEII, PT Agaru Jaya, PT Wakashio Gakkou, PT Sekai Hikari, PT Pudji Utami, dan PT Budi Agung. Selain mereka, akan ada dua perusahaan Jepang lagi yang akan masuk, serta kerjasama untuk menyediakan peluang bekerja di Korea Selatan,” katanya.

Taufiq meminta pada taruna dan taruni baru untuk menjunjung nilai-nilai agama dan akhlakul karimah selama mereka menempuh pendidikan dan bekerja ke depan. Mereka juga diharapkan untuk bisa menjaga nama baik sekolah serta bangsa ketika bekerja di luar negeri.

Kepala SMK Nusantara Yayan Haryadi mengatakan, lulusan SMK Nusantara yang bekerja di Jepang secara penghasilan termasuk besar. Mereka mendapat gaji sekitar Rp 15 juta per bulan dan akan bertambah di tahun-tahun berikutnya. Mereka juga mendapat jaminan asuransi, kesehatan, penginapan, makan, sampai bonus. Saat ini SMK Nusantara akan terus mengembangkan sarana dan prasarana guna mendukung proses pembelajaran di sekolah.

” Kami akan mengembengkan gedung berlantai dua untuk kelas dan laboratorium. Ini karena jumlah siswa terus bertambah jadi harus dilakukan penambahan kelas dan fasilitas lain seperti laboratorium. Kami juga akan membangun kerjasama dengan Korea Selatan melalui skema kerjasama goverment to goverment (G to G). Jadi ke depan, selain ke Jepang, lulusan kami juga akan bisa bekerja di perusahaan di Korea Selatan, baik di bidang manufaktur perikanan maupun perkapalan. Gajinya bahkan mencapai Rp 24 juta per bulan,” tuturnya. (Trisno/red3)

BERITA LAINNYA