Take a fresh look at your lifestyle.

Pelajar Dikenalkan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba

138

SLAWI-Jumlah pengguna narkoba khususnya di kalangan generasi muda setiap tahun semakin meningkat.

Banyak korban berjatuhan akibat penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan zat aditif. Penyalahgunaan narkoba juga menjadi penyebab timbulnya tindak kejahatan serta konflik di masyarakat.

Sehubungan dengan hal tersebut dalam rangka mencegah meluasnya peredaran narkoba pada generasi muda khususnya di kalangan remaja, Satuan Reserse Narkoba Polres Tegal gencar melakukan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba kepada kalangan pelajar.

Wakapolres Tegal, Kompol Arianto Salkery bahkan langsung turun ke sekolah SMP 3 Slawi untuk mengedukasi siswa-siswi tentang bahaya narkoba.

“Narkoba adalah zat-zat alami maupun kimiawi yang apabila dimasukkan ke dalam tubuh baik secara oral maupun injeksi dapat mengubah pikiran, suasana hati atau perasaan dan perilaku seseorang,” jelas Arianto Salkery.

Perwira asal Ambon ini memaparkan jenis-jenis narkoba kepada siswa. Diantaranya, ganja (Cannabis sativa) yang menyebabkan penggunanya,  ingin makan terus serta membuat perasaan tenang. Sabu (ampethamin) yang menyebabkan penggunanya merasa kuat dan kenyang.

Wakapolres juga mengenalkan dampak ekstasi, salah satu narkoba yang sering digunakan di tempat hiburan malam. Jamur tahi sapi ( magic mushroom) dan  obat daftar G.

“Ada juga tembakau cap gorilla yang membuat penggunanya berhalusinasi, flakka yang dapat mengakibatkan pengguna menjadi seperti zombie,”imbuhnya.

Para pelajar antusias mengikuti sosialisasi penyalahgunaan narkoba yang diselenggarakan Sat Resnarkoba Polres Tegal pada 15 Agustus lalu.

Kasat Resnarkoba, AKP Junaidi menyebutkan, kegiatan ini sebagai edukasi kepada seluruh pelajar dan masyarakat agar tidak terpapar penyalahgunaan narkoba. Kegiatan tersebut, merupakan bagian Operasi Antik Candi 2019.

Dalam sosialisasi tersebut, Wakapolres didampingi anggota Polwan Polres Tegal. (Sari/Red 6)

 

BERITA LAINNYA