Take a fresh look at your lifestyle.

Pekerja Adipura Minta Tambahan Peralatan

116

PEMALANG – Pekerja adipura terdiri atas sopir truk sampah, penyapu, bongkar muat baik PNS maupun honorer meminta tambahan peralatan dan perlengkapan untuk mendukung pekerjaan mereka. Permintaan mereka sampaikan kepada sejumlah anggota DPRD Pemalang yang berkunjung ke markas mereka Unit Kebersihan dan Persampahan (UKP), Jumat (7/2).

Rombongan DPRD dipimpin Fahmi Hakim dan disambut oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Mohammad Sidik berikut jajarannya. Sementara para petugas adipura sudah duduk lesehan menunggu kehadiran wakil-wakil mereka di legislatif.

Setelah acara seremonial dilanjutkan dengan menyerap aspirasi. Fahmi Hakim menghampiri staf-staf DLH yang duduk lesehan tersebut untuk menggali informasi. Setiap pekerja yang menyampaikan aspirasi, didengar selanjutnya mendapatkan bonus uang dari Fahmi.

Salah satu pekerja Tarono meminta agar di wilayah kerjanya di Randudongkal ditambah peralatan berupa kendaraan bermotor roda tiga pengangkut sampah. “Selama ini kami memakai gerobak, ada beberapa teman yang berinisiatif menggunakan motor sehingga timbul biaya bahan bakar motor,”kata Tarono.

Pekerja lainnya meminta tambahan jatah sepatu dari satu kali dalam setahun menjadi dua kali. Sepatu untuk pekerja sampah ini berjenis bot dan hanya awet dipakai pekerja selama tiga bulan saja.

Sementara itu bagian bongkar muat angkutan sampah Tri kurniawan kepada Fahmi minta agar diberikan loker untuk menyimpan baju ganti dan alat penjemur pakaian kerja. Permintaan ini terlihat sepele namun bagi pekerja hal tersebut cukup vital.

Kemudian Bowo Winaryo menyamapaikan keinginannya agar pemerintah mau menanggung iuran BPJS Kesehatan bagi tenaga honorer seperti dirinya. Semenjak iuran BPJS Keseharan naik menjadi Rp 44 ribu untuk kelas III dia merasa keberatan.

“Gaji honorer sekarang Rp 1,1 juta kalau dipotong iuran BPJS Kesehatan Rp 44.000 jumlahnya sudah kurang dari satu juga, belum lagi nanti ada potongan koperasi,”keluhnya

Terhadap keluhan ini Fahmi akan memperhatikan. Sebab selama ini pemerintah hanya mengkover iuran BPJS Ketenagakerjaan.

Kepala DLH Mohammad Sidik mengatakan berkaitan dengan pertemuan tersebut beberapa hal yang disampaikan anak buahnya sudah masuk dalam perencanaa.”Untuk becak sampah rencananya akan kami ganti dengan sepeda motor rida tiga agar pekerjaan bisa lebih cepat selesai,”ujarnya.(Ali Basarah)

BERITA LAINNYA