Take a fresh look at your lifestyle.

Pekan Ini, Insentif Nakes Cair

39

SLAWI,smpantura.com – Pemkab Tegal menjanjikan dalam waktu paling lama pekan ini, dana insentif bagi tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Tegal bakal dicairkan. Insentif nakes yang terlambat selama enam bulan itu, dikarenakan aturan proses pencairan yang berubah-rubah dari Pemerintah Pusat.

“Insentif nakes minggu ini,” kata Sekda Tegal, Widodo Joko Mulyono saat ditemui usai acara Rembug Stunting di Pendapa Amangkurat Pemkab Tegal, Selasa (22/6).

Dikatakan, insentif nakes diakui mengalami keterlambatan selama enam bulan. Hal itu dikarenakan aturan yang berubah-ubah, dan pihaknya tidak ingin melanggar aturan. Pemkab melakukan pencairan insentif nakes sesuai aturan, sehingga tidak terjadi kesalahan di kemudian hari.

“Pada prinsipnya kita manut aturan, jangan sampai pada akhir evaluasi ada rekomendasi,” ujarnya.

Dijelaskan, anggaran penanganan Covid-19 sebesar Rp 86 miliar, diprioritaskan untik operasional di lapangan bagi TNI, Polri dan Pemkab Tegal. Selain itu, anggaran juga akan digunakan untuk membuat tempat isolasi terpusat di setiap kecamatan yang berada di puskesmas. Direncanakan, pada periode awal akan ada penambahan 53 tempat tidur di puskesmas untuk isolasi mandiri.

“Periode selanjutnya juga akan menambah tempat tidur di puskesmas yang longgar untuk tempat isolasi,” kata Joko.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal, dr Hendadi Setiadi menjelaskan, bed accupancy ratio (BOR) rumah sakit di Kabupaten Tegal telah mencapai 80 persen dari jumlah tempat tidur sebanyak 455 unit. Dalam pekan ini, jumlah bad di RSUD Dr Soeselo Slawi akan ditambah sebanyak 42 bad. Selain itu, penambahan bad juga akan dilakukan di RS Mitra Siaga Kramat dan RSI Muhammadiyah Singkil.

“Rumah sakit untuk pasien Covid yang kondisinya harus dirawat. Sedangkan, di puskesmas untuk pasien yang mengalami gejala ringan,” beber Hendadi.

Ditambahkan, dalam periode awal penambahan tempat tidur sebanyak 53 bad untuk empat puskesmas, yakni Puskesmas Bojong, Penusupan, Suradadi dan Balapulang. Kedepan akan ditambah untuk Puskesmas Jatinegara dan Bumijawa.

“Sebenarnya, kami sudah menyediakan tempat isolasi terpusat di RSUD Suradad. Namun, lokasinya jauh sehingga membuka di puskesmas. Ini agar psikologi pasien tidak terganggu karena jauh dari keluarga,” terangnya. (T04-Red)

BERITA LAINNYA