Take a fresh look at your lifestyle.

Peduli Tenaga Medis , Polres Tegal Bantu APD Tiga Rumah Sakit

145

SLAWI- Sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kepada  para tenaga medis yang tengah berjuang melakukan perawatan terhadap pasien virus Korona (Covid-19) di ruang isolasi rumah sakit, jajaran Polres Tegal dan Bhayangkari Cabang Tegal, memberikan bantuan sejumlah Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis di tiga rumah sakit di Kabupaten Tegal.

Ketiga rumah sakit yakni RSUD dr Soeselo Slawi, RSUD Suradadi dan RS Mitra Siaga Tegal.

Bantuan tersebut diserahkan langsung Kapolres Tegal  AKBP Muhammad Iqbal Simatupang  kepada direktur rumah sakit atau yang mewakili  di halaman Mapolres setempat, Jumat (17/4).

Sejumlah bantuan APD tersebut, meliputi 30 baju hazmat, 6 dus sarung tangan karet, 6 dus masker, serta minuman kesehatan, 12 dus susu Bear Brand , 15 dus Sari Kacang Ijo  dan 15 dus  Buavita Jambu.

Kapolres menyampaikan, bahwa aksi kepedulian terhadap tenaga kesehatan ini dilakukan sebagai wujud kepedulian Polres Tegal kepada para tenaga medis yang tengah berjuang dalam memerangi pandemi Covid-19.

Diharapkan, dengan adanya pemberian bantuan ini dapat membantu dan memberikan manfaat bagi tenaga medis dan penanganan Covid-19 di Kabupaten Tegal.

“Kami memberikan APD, makanan dan minuman. Mudah-mudahan bantuan ini bisa membantu teman-teman medis dalam bertugas, sehat selalu dan tetap semangat,” tandas Kapolres.

Direktur RSUD dr Soeselo Slawi, dr Guntur Muhammad Taqwin SpAn, menyampaikan, terima kasih kepada Polres Tegal yang telah membantu APD.

Menurutnya, ketersediaan APD sangat dibutuhkan oleh tenaga medis di RS. Sementara ini, APD yang sulit diperoleh dan stoknya terbatas adalah  masker N95.

Guntur menyebutkan, RSUD dr Soeselo telah merawat Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 32 orang , 51 Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan satu orang yang teronfirmasi positif Covid-19.

Dia menyebutkan,  kebutuhan APD masih mencukupi.  Hanya saja, kebutuhan RS terus bertambah seiring dengan bertambahnya  jumlah pasien. Setiap hari RSUD dr Soeselo sedikitnya membutuhkan  20 APD coverall maupun gown.

“Saat ini sesuai panduan WHO, coverall yang sekali pakai diganti dengan gown. Tapi untuk tindakan operasi harus dilapisi dengan lapisan plastik (appron),”sebutnya.

Terkait dengan pasien PDP yang dikabarkan melarikan diri dari ruang isolasi RS pada Kamis  (16/4),  Guntur mengatakan pasien asal Desa Cempaka, Kecamatan Bumijawa, sudah ditemukan Kamis malam.  Pasien berjenis kelamin laki-laki itu, disamping seorang PDP juga mempunyai  riwayat gangguan jiwa (zkizofrenia) dan sudah dirawat lagi.

“Ada gangguan paranoid. Masih dalam penanganan dokter jiwa dan dokter paru. Karena ada riwayat tracking dari Jakarta dan klinis mendukung ke arah PDP. Ada batuk pilek, dan foto rontgennya ada gambaran pneumonia,”jelasnya.

Terkait dengan kesehatan tenaga medis, Guntur mengatakan, mereka yang memiliki kontak langsung  dengan penderita yang terkonfirmasi positif Covid-19 langsung dilakukan pemeriksaan rapid tes.

“Apabila ada yang positif akan dilakukan isolasi  mandiri.D i rumah sakit kita sudah siapkan ruang Jatayu atau bisa juga isolasi mandiri di rumah, tetapi harus memperhatikan social distancing dan physical distancing, pakai masker,”sebutnya.

Dia menyebutkan, dari hasil mapping kontak erat/dekat dengan pasien positif Covid-19 ada 51 tenaga medis. Mulai dari dokter umum, dokter spesialis, perawat, satpam dan supir.

“Kemarin ada delapan yang diperiksa, semuanya negatif. Pokoknya semua yang kontak erat akan diperiksa. Ini masih proses,”sebutnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Instalasi ICU RS Mitra Siaga, dr Azda Aulia Fajri mengatakan, demi keselamatan bersama,  dia berharap, warga bisa melakukan social distancing, physical distancing dan  tidak melakukan perjalanan ke luar daerah bila tidak mendesak.

“Kami harap kejujurannya. Apabila ada keluarga yang punya riwayat perjalanan dari luar daerah terutama zona merah, agar menginformasikan kepada petugas medis, baik itu perawat, dokter atau sejak dari pendaftaran,”sebutnya.

Turut menerima bantuan APD Kepala Bidang Pelayanan Medis dan Keperawatan RSUD Suradadi, dr Hofur. (Sari/Red-06)

 

 

 

 

BERITA LAINNYA